
RADAR KUDUS - Doa bukanlah istilah asing bagi manusia.
Sejak awal penciptaan, manusia telah mengenal doa sebagai bentuk penghambaan dan harapan kepada Sang Pencipta.
Dalam perjalanan hidup, setiap insan, baik yang menyadari sepenuhnya ketergantungannya kepada Allah maupun yang belum.
Pernah merasakan dorongan batin untuk memohon pertolongan.
Doa menjadi bahasa universal jiwa manusia ketika menghadapi rasa takut, harapan, penyesalan, hingga rasa syukur.
Dalam beberapa literatur klasik disebutkan, setelah ruh ditiupkan kepada Nabi Adam, Allah mengajarkan cara berdoa.
Doa pertama yang dipanjatkan adalah permohonan agar ditunjukkan jalan yang lurus.
Ini menunjukkan bahwa sejak awal, manusia diciptakan dalam keadaan membutuhkan petunjuk dan bimbingan Ilahi.
Namun dalam praktiknya, tidak sedikit orang memandang doa hanya sebatas ritual lisan.
Padahal, hakikat doa jauh lebih dalam daripada sekadar rangkaian kata.



