Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hadiri Dies Natalis yang ke-44 UMK, Pj Bupati Kudus: Mahasiswa Perbanyak Terjun Langsung ke Masyarakat

Indah Susanti • Kamis, 13 Juni 2024 | 23:22 WIB

 

Beberapa mahasiswa Universitas Muria Kudus berfoto bersama saat merayakan Dies Natalisnya yang ke-44 di Gedung Auditorium UMK, kemarin (12/6).
Beberapa mahasiswa Universitas Muria Kudus berfoto bersama saat merayakan Dies Natalisnya yang ke-44 di Gedung Auditorium UMK, kemarin (12/6).

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) merayakan Dies Natalisnya yang ke-44 dengan tajuk “Merajut Kualitas Berlandas Integritas” yang ditandai dengan Sidang Terbuka Senat Dies Natalis yang ke-44 Universitas Muria Kudus di Gedung Auditorium UMK, kemarin (12/6).

Dihadiri Pj Bupati Kudus M. Hasan Chabibie. Ia menyampaikan pesan, UMK kedepan akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, mengingat lamanya lembaga pendidikan UMK ini berdiri.

“Tentu untuk melakukan itu semua kita harus melakukan restopektif, melihat kondisi sekarang di lapangan seperti apa, perkembangan teknologi, pemanfaatan artificial intelligence (AI), dan bahkan terhadap banyaknya fenomena-fenomena yang hari ini sudah bergeser (seperti tugas-tugas manusia yang diambil alih oleh kecerdasan buatan, Red),” jelasnya.

Lebih lanjut, Pj Bupati Hasan menambahkan, di era sekarang ini juga akan memungkinkan semua perguruan tinggi untuk bisa bersinergi dan membangun jejaring.

Mahasiswa diperbanyak terjun langsung ke masyarakat, bangun jaringan dan relasi.

“Sekarang sudah ada sister school, sister city, sehingga  mungkin juga kita membuat sister university, antara UMK dengan kampus yang lain yang tentunya memiliki komitmen yang sama," ujarnya.

"Ditambah, skema pentahelix sebagai pola berjejaring secara maksimal, seperti misalnya antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, kemudian masyarakat, serta media,” jelasnya.

Hasan Chabibie mengingatkan, di usia UMK yang sudah sematang ini hendaknya terus melakukan learning organization.

Dan, hal ini haruslah dilakukan oleh semua komponen, mulai dari pihak rektorat, dosen, mahasiswa, serta semua stakeholder yang terkelola di UMK.

Rektor UMK Prof. Darsono, menyampaikan komitmennya dalam meraih UMK Unggul.

Menurutnya, tidak dapat diraih dengan persiapan singkat, tetapi perlu ada desain yang harus tersistem.

Sehingga, semua pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa harus mengimplementasikan budaya mutu dalam menjalankan tugasnya.

Atara lain, memahami tujuan mutu sebagai bagian yang melekat, bukan tugas tambahan.

"Menjalankan tupoksi sesuai dengan acuan (standar mutu) dan juga menjalankan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar),” tegas Rektor.

Selain itu, semua pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa juga harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bersedia dievaluasi dan bersedia melakukan tindak lanjut, serta bersedia merekam bukti pendukung pelaksanaan mutu,” jelasnya. (san)

Editor : Ali Mustofa
#pj bupati #Dies Natalis #universitas muria kudus #UMK #Kudus #sidang terbuka