Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ganti Untung Lahan Warga Belum Rampung, Pembangunan Kolam Retensi di Jati Wetan Kudus Jalan Terus, Begini Progresnya

Ali Mustofa • Jumat, 31 Mei 2024 | 16:59 WIB

 

BELUM DIBEBASKAN: Pembangunan kolam retensi di Tanggulangin, Jati, Kudus, hingga kini masih berlangsung.
BELUM DIBEBASKAN: Pembangunan kolam retensi di Tanggulangin, Jati, Kudus, hingga kini masih berlangsung.

KUDUS – Warga atau pemilik lahan untuk proyek pembangunan kolam retensi di Desa Jati Wetan hingga kini belum mendapat ganti untung.

Proyek itu butuh seluas 5 hektare. 3,5 hektare di antaranya tanah warga.

Saat ini pekerjaan proyek itu telah berjalan. Progresnya sudah berjalan 16 persen. Sementara target pekerjaan selesai Desember 2024.

Direksi Teknik Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Nisar Suci Raharjo membenarkan ganti rugi lahan tersebut belum diselesaikan kepada warga. Akan tetapi, proses ganti rugi tersebut tengah berjalan.

Dia menambahkan, proses pembebasan lahan telah disosialisasikan di tingkat desa. Lewat sosialisasi tersebut pihaknya mengklaim warga menyetujui.

”Kami membebaskan enam bidang tanah di sana. Warga sudah sepakat lahannya difungsikan untuk proyek tersebut,” jelasnya.

Sementara terkait pembayaran ganti rugi telah dijadwalkan oleh BBWS. Rencananya, ganti rugi lahan pada bulan Agustus mendatang.

Nisar menambahkan, ganti rugi lahan ini menggunakan anggaran pemerintah pusat atau APN.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menganggarkan Rp 350 miliar untuk pekerjaan proyek pengendali banjir di Desa Jati Wetan. Termasuk untuk ganti untung.

Informasi diterima Jawa Pos Radar Kudus ini warga setuju atas ganti untung yang diberikan. Walaupun hingga kini ganti untung itu belum dibayarkan.

”Alasan kami karena (ganti untung, Red) sudah Di-Musdes-kan,” ujar salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya.

Ketua DPRD Kudus Masan menyampaikan pekerjaan proyek itu diharapkan berjalan lancar.

Warga setempat bisa memahami kondisi tersebut. Lantaran ini momen langka dan anggaran dari pusat dikucurkan secara cuma-cuma untuk mengentaskan banjir di Desa Jati Wetan. 

”Mungkin ini dirasakan kurang enak sekarang. Namun manfaatnya akan dirasakan anak dan cucu kelak,” katanya.

Diketahuinya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sempat mengunjungi Tanggulangin beberapa waktu lalu untuk melihat penanganan banjir.

Saat itu ia menjanjikan normalisasi beberapa sungai. Salah satunya Sungai Wulan.

Selain normalisasi, Basuki juga menjanjikan penambahan kapasitas pompa polder.

Nantinya pompa tersebut ditingkatkan menjadi 5 ribu liter per detik. (gal/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#menteri pupr #Ganti Untung #banjir #lahan #kolam retensi #Kudus #BBWS Pemali Juana