Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Angin Kencang Terjang Kudus Sebabkan Beberapa Lampu Jalan Ambruk, Begini Respons Dishub

Arika Khoiriya • Sabtu, 16 Maret 2024 | 19:05 WIB
CUACA EKSTRIM: Pohon tumbang yang terjadi di Perempatan Pentol kemarin.
CUACA EKSTRIM: Pohon tumbang yang terjadi di Perempatan Pentol kemarin.

KUDUS - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kudus juga menyebabkan beberapa lampu penerangan jalan umum (LPJU) tumbang dan mengalami kerusakan.

Data pada Jumat (15/3) setidaknya ada lima LPJU tumbang di tiga titik.

Meliputi Jalan Lingkar Tenggara, Simpang Pentol atau area Bank Mandiri, Rendeng, dan juga di Desa Besito Kecamatan Gebog.

Baca Juga: Cerita Mistis Warga Tertidur di Masjid Baiturrohman Grobogan, Saat Bangun Malah Berada di Kuburan

LPJU di Jalan Lingkar Tenggara tiga tiang. Simpang Pentol satu tiang LPJU, Dan di Besito satu tiang.

Untuk sementara ini LPJU tersebut diamankan dulu oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus.

Kemarin, setidaknya ada kejadian pohon ambruk yang terjadi di wilayah Besito, Kecamatan Gebog atau di area PT Sari Warna Asli V Textile Industry (SWA V/Tubantia).

Sementara titik lainnya berada di area traffic light Bank Mandiri, Rendeng.

Kejadian pohon tumbang itu juga turut menyeret LPJU sehingga ikut ambruk dan akhirnya rusak.

Kemarin pagi, pihak Dishub Kudus langsung mengevakuasi LPJU yang tumbang tersebut.

"Sementara ini kami amankan dulu LPJU-nya. Agar kondisi arus lalu lintas pengendara yang lewat bisa tetap lancar," kata Kepala Dishub Kudus Catur Sulistiyanto saat dikonfirmasi kemarin.

Dia menjelaskan tidak ada lampu high mast atau lampu tiang sorot yang ikut terdampak (ambruk, Red). Lantaran lampu highmast itu tinggi dan besar.

Sehingga kokoh tak terdampak angin kencang maupun pohon tumbang, rata-rata hanya LPJU.

Perihal untuk rencana anggaran perbaikan, pihaknya mengaku saat ini belum mengarah untuk dimasukkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024.

"Nanti kami lihat dulu kedepannya seperti apa. Belum ada ke arah rencana itu, sementara kita amankan dulu. Tindak lanjutnya setelah situasi dan kondisi sudah memungkinkan," imbuhnya. (ark)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#dishub #cuaca eksrtrim #Kudus #angin kencang #lpju #traffic light