KUDUS – Selain banjir, dampak cuaca ekstrim mengakibatkan terjadinya angin puting beliung dan tanah longsor.
Kejadian ini berlangsung di dua kecamatan di Kabupaten Kudus pada Rabu (13/3) malam.
Sebanyak 97 rumah rusak akibat disapu puting beliung.
Camat Gebog, Fariq M mengatakan, kejadian pohon tumbang ini terjadi di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog.
Dari data yang kerusakan di RW 11 dan 10 ada 27 rumah yang terdampak.
Untuk rinciannya satu rumah mengalami rusak berat. 22 tercatat mengalami rusak ringan dan empat rumah rusak sedang.
Fariq menjelaskan kerusakan rumah juga terjadi di RT 4 dan 5 RW 9, Desa Gondosari.
Tercatat ada sebanyak 56 rumah mengalami rusak sedang. Sementara katagori rusak berat ada 14 unit rumah.
”Angin puting beliung melanda di Desa Gondosari sekitar pukul 18.00. Ada warga yang mengalami luka ringan dari peristiwa itu,” katanya.
Angin puting beliung ini mengakibatkan atap rumah warga mengalami kerusakan.
Sementara akibat pohon tumbang yang berdampak pada kerusakan atap rumah yang cukup berat.
”Kalau rumah yang rusak parah karena tertimpa pohon,” jelasnya.
Sementara itu, Sekdes Gondosari, Noor Zainudin mengatakan, ada puluhan rumah yang terdampak angin puting beliung.
Datangnya angin puting beliung terjadi menjelang Magrib.
”Kerusakan rumah yang parah terjadi di RW 9 dan 11. Sebagian rumah sudah dibenahi, dengan swadaya masyarakat sekitar,” katanya.
Terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji mengatakan di Desa Gebog terjadi tanah longsor dan mengakibatkan tanggul sungai ambrol.
Intensitas hujan yang tinggi juga mengakibatkan pohon tumbang di Kecamatan Dawe, Gebog, ada Kaliwungu.
Total ada delapan titik yang mengalami pohon tumbang.
”Rusak rumah warga di bagian atap dan tembok. Ini terjadi karena dampak dari angin kencang,” ungkapnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa