KUDUS – Tragedi menimpa mobil ambulans yang memuat snack untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) terguling di Desa Japan, Dawe, Kudus, Rabu (14/2).
Beruntung sopir selamat. Ambulans milik desa tersebut, kondisinya ringsek di bagian atap sebelah kiri dan kaca depan pecah.
Sukir, salah satu warga Desa Japan mengatakan, persitiwa ini terjadi di RT 4/RW 2 depan rumah kepala desa sekitar pukul 11.00 WIB.
Ambulans yang membawa snack untuk KPPS yang bertugas di TPS 7 dan TPS 8 Desa Japan itu, meluncur dari daratan yang lebih tinggi.
Lalu menabrak pohon dan menabrak rumah warga lalu terguling.
”Kalau tidak menabrak pohon jambu, rumah yang ditabrak lebih parah kerusakannya,” ungkapnya.
Menurutnya, sopirnya kemudian dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi.
Baca Juga: Gus Mus Resmi Nyoblos, Berharap Pemilu Berjalan Baik dan Mendapatkan Pemimpin yang Memikirkan Rakyat
Sopir berhasil dievakuasi sekitar lima menit. Sedangkan evakuasi ambulans sekitar 30 menit.
”Sopir sudah sadar dan dapat diajak komunikasi. Hanya ada luka benjolan pada bagian kepala,” katanya.
Sopir bukan pemula. Sebab, sudah sering mengemudi dan memiliki kendaraan roda empat pribadi.
Kepala Desa Japan Sigit Triharso menuturkan, di dalam ambulans itu, hanya ada sopir bernama Joko Riyanto, warga Desa Japan.
”Sopir ini sudah sering mengemudikan mobil hingga Air Tiga Ras. Jadi sudah mahir lah. Bukan sopir baru,” imbuhnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa