Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sambut Ramadan, DPD BKPRMI Kudus Gelar Lomba Rebana Salawat Asnawiyyah

Ali Mustofa • Senin, 21 Maret 2022 | 23:13 WIB
SAMBUT RAMADAN: Penampilan peserta membaca salawat dalam lomba rebana classic di Aula GOR Bungkarno Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota kemarin (20/3). (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
SAMBUT RAMADAN: Penampilan peserta membaca salawat dalam lomba rebana classic di Aula GOR Bungkarno Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota kemarin (20/3). (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
KUDUS – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Kudus menggelar lomba rebana classic di aula GOR Bungkarno, Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota kemarin (20/3). Acara ini untuk menyambut Ramadan.

Ketua Panitia Lomba Rebana Hery Purwanto menjelaskan, kegiatan ini kali pertama digelar semenjak pandemi Covid-19. Itupun pesertanya dibatasi hanya 17 peserta.

“Lomba Rebana ini digelar setiap tahunnya, jauh sebelum pandemi dan diharapkan dapat membangkitkan pembacaan salawat,” kata Hery.

Lomba rebana kali ini memperebutkan piala bupati dan peserta umum dengan kategori lomba dewasa. Sebelum menggelar lomba, pihaknya izin lebih dulu pada Satgas Covid-19 Kudus.

Awalnya jumlah peserta 25 namun dari satgas membatasi hanya 20 peserta. Namun, ada tiga grup rebana yang mengundurkan diri dan rata-rata usia mereka tingkat MTs dan MA sederajat, serta mahasiswa.

Lagu wajib salawat yang diperlombakan kali ini Salawat Asnawiyyah, tujuannya mengenang KH Raden Asnawi, tokoh NU dan sesepuh Kudus. Harapannya bisa ngalap berkah kiai.

Sementara, salawat pilihan, lanjut Hery, ada Roqotta Aina, Ya Habibal Qolbi, Ahmad Ya Nurol Ain, dan Kudus Kotaku. Setiap masing-masing grup diberi durasi persiapan peserta selama lima menit, waktu tampil dua lagu diberi durasi 15 menit dan tiap grup dibatasi 15 orang dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami perbolehkan membawa pendukung maksimal dua orang. Dan, diberi tempat di atas tribun. Jadi, yang di bawah hanya area lomba. Peserta setelah lomba dipersilahkan keluar dari gedung dan yang akan tampil dipersiapkan dalam gedung. Hal ini menghindari kerumunan,” ujarnya. (san/mal) Editor : Ali Mustofa
#sambut ramadan #piala bupati #salawat asnawiyah #Kudus #lomba rebana