Menurut Gus Bab –sapaan akrab KH M Ulil Albab Arwani, di antara nikmat itu adalah nikmat dilahirkan sebagai manusia, yang memiliki kemuliaan-kemuliaan.
“Manusia adalah juga makhluk yang diciptakan dengan sebagus-bagus bentuk,” demikian tausiyahnya di depan kiai, guru, dan tamu undangan dalam tasyakuran memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-96 Madrasah TBS Kudus, Senin (10/1).
Nikmat lain yang diberikan oleh Allah, lanjutnya, diberi panjang umur, sehingga bisa mempergunakaannya untuk melakukan hal-hal baik dan bermanfaat. “Mari umur yang masih ada ini, kita pergunakan untuk beribadah kepada Allah,” pesannya.
Ditambahkannya, salah satu nikmat terbesar yang mungkin tidak disadari, yaitu dimasukkanya kita sebagai golongan orang-orang yang beriman. “Iman ini yang membuat (mengantarkan) kita bahagia dunia dan akhirat, serta persyaratan masuk surga. Maka iman harus dijaga. Jangan gadaikan iman kita. Dan jangan meninggal tanpa iman,” tegasnya.
Hadir dalam acara KH M Ulil Albab Arwani, KH M Arifin Fanani, KH Hasan Fauzi Maskan, KH Ahmad Arwan, KH Munfa’at Abdul Djalil, KH Nur Khamim, Kiai Syafi’i, Kiai Salim, Kiai Mbar Tomo, Kiai Chirzil Ala, KH Noor Badi, KH Ulinnuha, KH A Hamdi Asmu’i, H M Hilmy dan H M Yahya.
Nampak pula KH Himam Awwaly, KH Amin Yasin, Kiai Syuaib Amin, Kiai Shomadi, KH Subhan, serta sejumlah tokoh seperti H Suhadi (kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus), H Asyrofi (ketua PCNU Kabupaten Kudus) dan H Ridlwan (ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Kudus). Editor : Ali Mustofa