Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

uinbroadcasting • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:56 WIB
Ilustrasi seseorang menikmati air putih setelah makan. Beberapa kebiasaan yang dilakukan usai makan dapat memengaruhi proses pencernaan dan kesehatan tubuh jika dilakukan secara berlebihan atau tidak pada waktu yang tepat.
Ilustrasi seseorang menikmati air putih setelah makan. Beberapa kebiasaan yang dilakukan usai makan dapat memengaruhi proses pencernaan dan kesehatan tubuh jika dilakukan secara berlebihan atau tidak pada waktu yang tepat.

RADAR KUDUS - Makan bukan sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga menjadi proses penting bagi tubuh untuk memperoleh energi dan nutrisi.

Namun, manfaat makanan yang dikonsumsi bisa berkurang apabila setelah makan seseorang langsung melakukan kebiasaan tertentu yang ternyata kurang baik bagi sistem pencernaan maupun kesehatan secara keseluruhan.

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman.

Padahal, jika dilakukan terus-menerus, beberapa di antaranya dapat memicu gangguan pencernaan, mengurangi penyerapan nutrisi, hingga meningkatkan risiko masalah kesehatan tertentu.

Berikut beberapa kebiasaan setelah makan yang sebaiknya mulai dikurangi.

1. Langsung Mengonsumsi Buah

Banyak orang menganggap buah sebagai penutup makan yang sehat.

Padahal, buah memiliki waktu pencernaan yang lebih singkat dibandingkan makanan utama.

Ketika buah dikonsumsi setelah makan besar, proses pengosongan lambung dapat berlangsung lebih lama sehingga sebagian orang bisa mengalami rasa begah, perut kembung, hingga gangguan pencernaan.

Agar lebih optimal, buah dapat dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan atau sekitar 1–2 jam sebelum maupun sesudah makan utama.

2. Minum Teh, Kopi, atau Susu Saat Makan

Air putih masih menjadi pilihan terbaik untuk menemani makan. Sementara itu, teh mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi, terutama zat besi dari sumber nabati.

Bagi orang yang memiliki risiko anemia, kebiasaan ini sebaiknya dihindari.

Kopi juga mengandung kafein yang berpotensi memengaruhi penyerapan beberapa mineral apabila dikonsumsi bersamaan dengan makanan.

Sementara susu lebih baik diminum pada waktu yang berbeda sesuai kebutuhan nutrisi masing-masing.

3. Merokok Setelah Makan

Sebagian perokok mengaku lebih menikmati rokok setelah selesai makan. Namun, kebiasaan ini justru menjadi salah satu yang paling merugikan kesehatan.

Setelah makan, tubuh meningkatkan aliran darah ke organ pencernaan agar proses penyerapan nutrisi berjalan optimal.

Paparan zat beracun dari rokok pada kondisi tersebut dapat memperbesar dampak buruk terhadap pembuluh darah, jantung, paru-paru, hingga organ hati.

Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.

Baca Juga: Hati-hati! Makanan yang Terlihat Sehat Ini Ternyata Mengandung Banyak Gula

4. Langsung Mandi

Mandi segera setelah makan memang terasa menyegarkan, terutama ketika cuaca panas. Meski demikian, sebagian ahli menyarankan memberi jeda terlebih dahulu.

Saat mandi, aliran darah lebih banyak menuju permukaan kulit untuk membantu mengatur suhu tubuh.

Kondisi ini diduga dapat mengurangi aliran darah ke saluran pencernaan sehingga proses pencernaan berlangsung kurang optimal, meskipun efeknya tidak selalu signifikan pada setiap orang.

5. Berolahraga Tepat Setelah Makan

Olahraga merupakan kebiasaan sehat, tetapi waktunya juga perlu diperhatikan.

Melakukan aktivitas fisik berat sesaat setelah makan dapat menyebabkan rasa mual, nyeri perut, kram, hingga refluks asam lambung.

Hal ini terjadi karena tubuh masih memfokuskan aliran darah ke sistem pencernaan.

Idealnya, beri jeda sekitar 1–2 jam setelah makan besar sebelum melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat.

Jika hanya berjalan santai selama beberapa menit, aktivitas tersebut justru dapat membantu proses pencernaan.

6. Langsung Mengemudi Jarak Jauh

Setelah makan, sebagian orang merasakan kantuk atau tubuh menjadi lebih rileks.

Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi ketika mengendarai kendaraan, terutama setelah mengonsumsi makanan dalam porsi besar.

Apabila akan melakukan perjalanan jauh, luangkan waktu beberapa menit untuk beristirahat hingga tubuh terasa lebih segar sehingga fokus saat berkendara tetap terjaga.

7. Benarkah Minum Air Setelah Makan Berbahaya?

Masih banyak anggapan bahwa minum air putih setelah makan dapat mengganggu pencernaan atau membuat asam lambung naik. Faktanya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Air putih justru membantu proses pencernaan dengan melunakkan makanan sehingga lebih mudah diurai oleh enzim pencernaan.

Cairan juga membantu makanan bergerak dari kerongkongan menuju lambung dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Namun, bagi penderita penyakit asam lambung atau GERD, mengonsumsi makanan dan minuman dalam jumlah banyak sekaligus dapat meningkatkan tekanan pada lambung sehingga memicu naiknya asam lambung.

Jika mengalami kondisi tersebut, sebaiknya beri jeda sekitar 15–30 menit sebelum minum dalam jumlah banyak.

Kebiasaan Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Makan?

Agar proses pencernaan berjalan lebih optimal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan, antara lain:

Kesimpulan

Kebiasaan setelah makan sering kali dianggap sepele, padahal beberapa di antaranya dapat memengaruhi proses pencernaan dan kesehatan tubuh apabila dilakukan terus-menerus.

Merokok, langsung berolahraga, mandi, atau minum teh saat makan termasuk kebiasaan yang sebaiknya dibatasi.

Di sisi lain, minum air putih setelah makan justru tidak perlu dikhawatirkan karena dapat membantu proses pencernaan selama dilakukan sesuai kebutuhan tubuh.

Dengan memperbaiki kebiasaan sederhana setelah makan, manfaat nutrisi dari makanan dapat diperoleh secara lebih optimal dan kesehatan saluran cerna pun lebih terjaga. (Muthia)

Editor : Ali Mustofa
#kebiasaan setelah makan #kebiasaan yang harus dihindari setelah makan #kesehatan pencernaan