RADAR KUDUS - Depresi merupakan gangguan pada mood seseorang dimana kondisi emosionalnya terganggu.
Seringnya orang yang mengalami depresi cenderung memiliki perasaan tidak berdaya dan hilang harapan.
Ketika seseorang mengalami gangguan depresi, ini sangat berpengaruh terhadap pikiran, fisik, dan juga sikap dari penderita.
Jika depresi ringan tidak akan merasakan gejala sedangkan depresi berat akan cenderung lebih kelihatan gejala yang dialami.
Baca Juga: Apa Itu Gangguan Kepribadian Narsitik? Kenali dan Cegah dari Awal!
Gejala Gangguan Depresi secara Aspek Psikologi:
- cenderung sering menyalahkan diri sendiri
- sering merasakan kecemasan yang berlebihan
- lebih sensitif dan mudah menangis
- sulit untuk berkonsentrasi dan berpikir
- merasakan kesulitan saat mengambil sebuah keputusan
- sering sedih berkepanjangan
- sering merasa putus asa, selalu merendahkan diri dan merasa tidak berharga
- tidak memiliki minat dan motivasi
- Timbul perasaan ingin bunuh diri dan menyakiti diri sendiri
Gejala gangguan depresi, secara aspek fisik:
- mudah lelah
- kehilangan selera makan
- sering merasakan pusing namun tidak jelas penyebabnya
- insomnia
- tidak memiliki gairah seksual
- berat badan cenderung lebih turun atau malah naik
Baca Juga: 7 Manfaat Buah Durian untuk Kebugaran Tubuh, Mampu Mengatasi Insomnia hingga Depresi
Penyebab dari Gangguan Depresi
Depresi merupakan dimana mental seseorang atau suasana hatinya sering berubah.
Sebenarnya tidak penyebab khusus dari gejala gangguan depresi ini.
Namun, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang bisa mengalami gangguan depresi.
Berikut ada beberapa faktor pemicu gangguan depresi:
- Masalah kesehatan fisik seperti stroke, kanker, HIV/AIDS, penyakit jantung dan lain-lain.
- Memiliki keluarga yang mengalami gangguan kesehatan mental.
- Memiliki trauma masa lalu seperti korban bully, pelecehan seksual atau intimidasi.
- Efek samping dari obat- obatan seperti obat hipertensi ataupun obat tidur.
- Ada gangguan senyawa kimia pada otak.
- Ketergantungan terhadap minuman beralkohol.
Perlu juga dipahami jika orang yang mengalami gangguan depresi ini jangan sampai mereka sering menyendiri.
Apabila sudah merasakan gejala gangguan depresi lebih awal segeralah untuk periksa ke psikiater atau psikolog dan hindari self-diagnose. (Fadila Noor)
Editor : Ali Mustofa