RADAR KUDUS – Nanas, atau pineapple fruit adalah buah yang sering kita jumpai di pasar dan toko.
Buah dengan cita rasa manis dan cenderung asam ini memiliki kandungan tinggi serat dan antioksidan yang tinggi.
Simak beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh ketika kamu makan nanas:
1. Pereda Batuk
Melansir dari Alodokter, buah nanas ternyata dipercaya sebagai obat pereda batuk.
Nanas mengandung bromelain, sebuah enzim yang meredakan batuk dengan cara mengencerkan dahak dan mengurangi rangsangan batuk.
Baca Juga: Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh? Simak Penjelasan Dokter Tirta
Nanas juga mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan imun tubuh, sehingga dapat mempercepat penyembuhan batuk.
2. Meningkatkan Kesuburan
Disebutkan sebelumnya, nanas mengandung enzim bromelain. Enzim inijuga bermanfaat sebagai antiinflamasi dan antikoagulasi (pengencer darah).
Keduanya dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Efek dari enzim ini juga dapat membantu meningkatkan aliran darah, termasuk dalam rahim dan lapisannya.
Baca Juga: Simak! 5 Cara Mengatasi Bibir Kering di Musim Ekstrem : Dari Minum Air Putih hingga Manfaatkan Madu
Buah satu ini juga menurunkan potensi peradangan pada reproduksi wanita seperti endometriosis.
3. Mempercepat penyembuhan luka
Kandungan vitamin C pada nanas dapat membantu percepatan produksi kolagen.
Tak hanya membuat kulit kencang, kolagen juga diperlukan dalam pembentukan jaringan kulit yang rusak. Adanya kolagen ini bisa menyembuhkan luka di kulit dengan lebih cepat.
4. Meringankan sinusitis
Melansir dari Halodoc, sinusitis adalah kondisi peradangan yang menyerang rongga pada sekitar hidung.
Dengan adanya enzim bromelain yang ada dalam buah nanas, enzim ini bisa membantu meredakan peradangan dan antioksidan yang membantu meredakan nyeri.
Baca Juga: Cuma Pakai Ini Masalah Rambut Rontok Bablas, Salah Satunya Kemiri
5. Meningkatkan kesehatan tulang
Karena nanas mengandung vitamin C yang tinggi, nanas bisa turut membantu merangsang produksi sel pembentuk tulang. Nanas juga bisa membantu melindungi sel tulang dari kerusakan, salah satunya osteoporosis.
Editor : Abdul Rokhim