GAYA HIDUP – Rambut rontok menjadi masalah bagi sebagian orang. Karena rambut sering rontok, orang menjadi tidak bisa tampil pede. Sebab, rambutnya menjadi tipis atau bahkan bisa sampai botak.
Meski begitu, ada banyak cara untuk mengatasi rambut rontok.
Simak beberapa tips ini
1. Evaluasi Penggunaan Sisir
Ternyata, sisir berpengaruh besar pada kerontokan rambut. Penggunaan sisir yang terlalu keras atau terlalu dipaksakan secara teratur membuat rambut mudah patah.
Oleh karena itu, kini banyak produk sisir yang didesain khusus untuk mengurangi rambut rontok. Seperti kuas basah yang sempat populer karena ia cocok digunakan pada kondisi khusus, seperti rambut basah.
Wet brush ini memiliki bahan lembut dengan gigi yang sedikit renggang. Sisir “wet brush” ini juga cocok digunakan untuk rambut tipis. Ada yang menyatakan sisir ini juga cocok digunakan untuk segala kondisi rambut.
Tak hanya sikat basah, ada juga yang menggunakan “detangling brush” untuk mengurangi rambut rontok.
Mengutip dari laman Women's Health, Detangling brush juga memiliki banyak bentuk yang bisa meminimalisir rambut patah.
Di Indonesia, sikat basah / detangler / detangling yang sering dijumpai adalah merek sikat basah bergambar princess, serta sikat basah dari miniso. Ada juga sikat detangling milik tammia yang beredar.
2. Vitamin D yang Banyak
Mengutip Alodokter, Kurangnya vitamin D dapat mempengaruhi struktur dan proses pertumbuhan rambut. Oleh karena itu, penderita rambut rontok dapat mengatasi permasalahan rambut secara alami dengan memenuhi gizi khususnya vitamin D, serta protein dan zat besi.
Sementara itu, beberapa orang yang mengalami rambut rontok mengonsumsi vitamin D setiap hari yang dapat diperoleh di apotek terdekat dalam bentuk tablet/kapsul. Biasanya dosis vitaminnya juga menyesuaikan usia dan kondisi tubuh.
3. Perawatan Mandiri dengan Minyak Kelapa atau Minyak Kemiri
Bila Anda repot untuk datang ke salon, Anda bisa mulai perawatan (perawatan) mandiri di rumah dengan memilih salah satu: minyak kelapa atau minyak kemiri.
Tidak sulit dicari, kedua jenis minyak tersebut pun banyak dijual di supermarket dan toko online.
Mengutip Halodoc, minyak kemiri mengandung protein, asam lemak omega-3, omega-6, omega-9 serta vitamin E yang berperan dalam nutrisi rambut.
Sementara itu, minyak kelapa (virgin Coconut Oil) bermanfaat untuk mengembalikan kilau rambut, mengatasi rambut kusut, hingga melindungi rambut dari kerusakan. Minyak kelapa juga disebut-sebut bisa menembus folikel rambut serta membat rambut lebih kuat.
Nantinya, minyak kelapa atau minyak kemiri tersebut dioleskan ke seluruh batang rambut secara merata dan dibiarkan hingga minimal 30-60 menit. Ada juga yang menggunakannya sebelum tidur untuk kemudian dibilas pada esok harinya.
Karena ini merupakan jenis minyak yang tentunya berminyak, siapkan sarung kepala agar tidak tertinggal dimana-mana. Orang-orang juga biasa membilas rambut mereka dengan air hangat dan sampo agar bersih.