RADAR KUDUS - Melinjo merupakan tumbuhan yang umumnya ditemukan di Asia Tenggara.
Melinjo memiliki nama ilmiah Gnetum gnemon, dan termasuk dalam keluarga Gnetaceae.
Manfaat melinjo sangat berkhasiat dan cukup dikenal, karena bijinya yang bisa dimakan dan memiliki rasa gurih, kacang-kacangan, serta mengandung nutrisi penting bagi kesehatan manusia.
Beberapa bagian dari pohon melinjo memiliki sejumlah khasiat yang luar biasa bagi kesehatan manusia.
Mulai dari daun, biji hingga kulitnya.
Biji melinjo mengandung antioksidan kuat, termasuk flavonoid, tanin, dan vitamin C.
Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker dan penyakit jantung.
Sementara, kandungan lemak pada biji melinjo terutama terdiri dari lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung.
Biji melinjo juga kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin B kompleks, vitamin E, kalsium, fosfor, dan zat besi.
Buah melinjo memiliki kulit yang keras dan tidak dapat dimakan, namun bijinya dapat diolah menjadi berbagai makanan.
Biji melinjo bisa diolah menjadi kerupuk melinjo, tepung melinjo, atau dijadikan sebagai bahan dasar untuk membuat aneka masakan seperti sayur asem.
7 Khasiat Biji Melinjo Untuk Kesehatan
Dengan berbagai kandungan dalam biji melinjo, berikut adalah beberapa manfaat utama biji melinjo:
1. Menjaga Kesehatan Ginjal
Melinjo mengandung fosfor yang bermanfaat untuk kesehatan ginjal.
Kandungan fosfor dalam melinjo dapat mengoptimalkan pelepasan limbah dari ginjal melalui ekskresi dan buang air kecil.
Dengan begitu frekuensi dan jumlah buang air kecil berjalan normal, sehingga tubuh dapat menjaga keseimbangan jumlah air, asam urat, kelebihan garam, dan lemak.
Selain itu, fosfor juga dapat meningkatkan keseimbangan cairan yang membuat tubuh sehat dan terhindar dari serangan racun.
2. Menjaga Kesehatan Otak
Kandungan mangan dalam melinjo bermanfaat untuk fungsi otak dan mengobati gangguan saraf.
Dismutase superoksida dalam melinjo juga mampu menghilangkan radikal bebas dari tubuh.
Termasuk yang ada di jalur saraf otak.
Mereka bekerja dengan mengikat neurotransmiter dan mendukung transmisi impuls listrik secara efisien dalam tubuh, serta mempercepat kognisi pada otak.
3. Menurunkan Kadar Kolesterol
Manfaat melinjo yang mengandung senyawa saponin, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah.
Saponin bekerja dengan cara mengikat kolesterol, dan mengeluarkannya dari tubuh.
Mengonsumsi melinjo secara teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
4. Menjaga Kesehatan Ginjal
Melinjo mengandung fosfor yang bermanfaat untuk kesehatan ginjal.
Kandungan fosfor dalam melinjo dapat mengoptimalkan pelepasan limbah dari ginjal melalui ekskresi dan buang air kecil.
Dengan begitu frekuensi dan jumlah buang air kecil berjalan normal, sehingga tubuh dapat menjaga keseimbangan jumlah air, asam urat, kelebihan garam, dan lemak.
Selain itu, fosfor juga dapat meningkatkan keseimbangan cairan yang membuat tubuh sehat dan terhindar dari serangan racun.
5. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Zinc yang terkandung dalam melinjo bermanfaat untuk mengatasi jerawat secara efektif.
Selain itu, senyawa ini juga dapat meningkatkan fungsi sel darah putih yang penting untuk proses penyembuhan.
Hal ini juga penting untuk mencegah infeksi, bisul, sariawan, dan mengobati luka.
Zinc juga penting untuk proses produksi kolagen, yang berperan dalam perbaikan kulit.
6. Sumber Serat yang Baik
Melinjo mengandung serat yang tinggi, yakni sekitar 10 gram serat dalam setiap 100 gram biji melinjo.
Serat berperan penting untuk meningkatkan pencernaan, membantu menjaga kesehatan usus, dan mencegah sembelit.
Tingginya kandungan serat dalam melinjo tidak disarankan dikonsumsi bagi orang yang memiliki gangguan pencernaan seperti iritasi usus.
Mengkonsumsi melinjo dapat memperparah gejala dan menyebabkan perut kembung, kram, atau diare.
Oleh karena itu, sebaiknya orang yang memiliki gangguan pencernaan seperti ini menghindari atau membatasi konsumsi melinjo.
Namun, bagi orang yang memiliki sistem pencernaan yang sehat, melinjo dapat membantu memperbaiki masalah pencernaan seperti sembelit karena kandungan seratnya.
7. Melinjo Dapat Mengobati Kram
Melinjo mengandung magnesium yang dapat membantu penyembuhan stres ginjal, melemaskan otot punggung, dan ketegangan otot.
Dengan adanya magnesium dalam tubuh, proses penyerapan kalsium untuk penyembuhan tulang pun jadi lebih cepat.
Sebab, kekurangan kalsium dalam tubuh bisa berdampak pada kram kaki dan kelelahan secara umum.
Itulah pentingnya asupan kalsium yang cukup untuk mengatasi masalah kram kaki kronis.
Itu tadi 7 khasiat melinjo untuk kesehatan.
Sekarang Anda sudah tahu kandungan dalam emping melinjo dan alasan mengapa makanan ini bisa meningkatkan kadar asam urat.
Meski begitu, bukan berarti Anda harus menghindarinya sama sekali.
Anda tetap boleh mengonsumsinya asalkan porsinya dibatasi.
Para ahli kesehatan mengatakan, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi emping melinjo lebih dari 100 gram (10 keping ukuran kecil) dalam sehari.
Selain karena bisa memicu penyakit asam urat, makanan ini juga mengandung kalori yang tinggi. Sekitar 100 gram emping melinjo menyimpan sedikitnya 350 kalori.
Jadi, dapat Anda dapat bayangkan sendiri jika emping dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Anda bukan hanya berisiko mengalami penyakit asam urat, tetapi juga obesitas alias berat badan di atas normal.
Editor : Dzikrina Abdillah