Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Usulkan Terdapat Tiket Khusus Pelajar dalam Angkutan Perintis Karimunjawa

Fikri Thoharudin • Jumat, 16 Januari 2026 | 13:42 WIB
SIAP OPERASI: Lima unit Angkutan Perintis bantuan untuk masyarakat Karimunjawa telah sampai di Pelabuhan Penyeberangan Jepara.
SIAP OPERASI: Lima unit Angkutan Perintis bantuan untuk masyarakat Karimunjawa telah sampai di Pelabuhan Penyeberangan Jepara.

JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Pemerintah Kecamatan Karimunjawa mengusulkan adanya tarif khusus pelajar. 

Utamanya dalam operasional Angkutan Perintis Karimunjawa tahun 2026. 

Usulan tersebut disampaikan sebagai bentuk keberpihakan kepada para peserta didik. 

Supaya dapat menikmati layanan transportasi yang aman, murah, dan terjangkau di wilayah kepulauan.

Camat Karimunjawa, Nuril Abdillah, menjelaskan bahwa operasional angkutan perintis melayani hingga delapan trip per hari.

Dengan tarif Rp 7.000 per penumpang. 

Kendati demikian, ia menilai tarif tersebut tidak seharusnya disamakan untuk pelajar.

“Untuk anak sekolah supaya ada diskon, tarif berbeda. Kami menyampaikan kepada pimpinan DAMRI agar ada kebijakan khusus bagi pelajar,” ungkapnya pada Jumat (16/1).

Pihaknya menambahkan, sejak awal pemerintah kecamatan turut menyiapkan kebutuhan pendukung operasional. Bekerja sama dengan DAMRI maupun Dishub Jepara.

Selain memenuhi sopir. Disebutkan, DAMRI pun akan mendatangkan mekanik secara berkala. 

Untuk memastikan armada sehat serta aman bagi penumpang. Khususnya warga Karimunjawa maupun Kemujan.

Selain itu, kini terdapat setidaknya lima pengemudi. Sesuai dengan jumlah unit yang kini dapat mulai beroperasi.

Diketahui, masing-masing dua unit akan menginap di Karimunjawa dan Kemujan. Sementara satu unit sisanya cadangan di Kantor Kecamatan.

“Ya itu nanti bolak-balik. Cadangan ini bukan berarti tidak digunakan, tapi sebagai armada pengganti juga bisa,” ujarnya.

Ke depan, juga akan diupayakan agar pengemudi berasal dari warga lokal. Mengingat masyarakat setempat, lebih memahami medan dan kondisi wilayah.

Sehingga meminimalisasi miskomunikasi dengan layanan transportasi lainnya seperti Trans Karimunjawa. Supaya tidak saling serobot penumpang, wisatawan.

Seperti arah kebijakan awal, angkutan perintis dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di samping itu, ia menegaskan bahwa keberadaan angkutan perintis ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Trans Karimunjawa maupun paguyuban penyewaan motor dan sejenisnya.

Ia menekankan bahwa kendaraan ini hanya melayani jalur utama. Sementara akses, seperti ke kawasan pantai tetap terbuka bagi moda dan jasa transportasi lain yang lebih dulu ada.

“Ini tidak berbenturan, menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat. Warga Kemujan yang selama ini harus mengeluarkan biaya mahal untuk ke Karimunjawa kini punya alternatif lebih terjangkau. Dengan begitu, perputaran ekonomi dan kue wisata tidak hanya terpusat di Karimunjawa, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM secara lebih merata,” terangnya.

Di samping anak sekolah, Nuril menambahkan, pedagang pasar pun dapat memanfaatkan angkutan umum tersebut. 

"Makanya rute yang ditetapkan melewati tempat-tempat strategis. Sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelasnya 

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Deni Hendarko, mengatakan bahwa keberadaan angkutan perintis menjadi bentuk perhatian tersendiri terhadap masyarakat.

Khususnya dari Kementerian Perhubungan serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, di bawah bimbingan Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Jepara. 

Diharapkan masyarakat yang selama ini masih terkendala akses transportasi yang murah dan memadai, jadi lebih terpenuhi.

“Dengan adanya angkutan ini, pelajar dan masyarakat bisa mengoptimalkan transportasi karena biayanya sangat murah. Selain itu, juga dapat mengurangi beban pembiayaan, kerawanan, serta kepadatan di jalan raya,” sambungnya.

Dishub Jepara telah menetapkan rute angkutan perintis yang cukup panjang. Menjangkau hampir seluruh wilayah Karimunjawa dan Kemujan. 

Rute tersebut meliputi Pelabuhan Karimunjawa, Alun-alun Karimunjawa, Pasar Karimunjawa, Dusun Jatikerep, Dusun Alang-alang, Dusun Nyamplungan, Dusun Cikmas, Dusun Legonnipah, Bandara Dewadaru, Dusun Dlamun, Dusun Telaga, Dusun Legon Pinggir, Dusun Legon Tengah, Dusun Mrican, Dusun Legon Bajak, hingga Pelabuhan Legon Bajak, dan sebaliknya.

"Sementara rute yang kami siapkan ini, nanti liat perkembangannya," pungkasnya.(fik)

 

Editor : Ali Mustofa
#angkutan perintis #karimunjawa #damri