JEPARA — Jepara Kite Festival 2026 mulai dimeriahkan melalui konser musik gratis di Street Music Alun-Alun 1 Jepara, Jumat (25/9/2026). Konser tersebut menjadi pembuka rangkaian festival layang-layang yang digelar Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (Pelangi) Kabupaten Jepara bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara.
Puncak Jepara Kite Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3-4 Oktober 2026 di Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara.
Konser Gratis Jadi Pembuka Festival
Konser musik gratis tersebut menjadi open ceremony Jepara Kite Festival 2026. Sejumlah musisi dan band lokal Jepara dijadwalkan tampil dalam kegiatan tersebut.
Penyelenggara Jepara Kite Festival 2026, Swastika Tenny Ria, mengatakan konser tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada para pihak yang telah berpartisipasi dan berkarya dalam perkembangan dunia layang-layang di Jepara.
“Konser musik gratis sebagai ajang apresiasi terhadap teman-teman yang telah berpartisipasi dan mendedikasikan karyanya terhadap dunia layang-layang Jepara,” ujar Tenny.
Ada Launching Lagu Layang-Layang
Selain pertunjukan musik, konser tersebut menjadi momentum peluncuran single terbaru Lalinan Band berjudul Layang-Layang.
Lagu tersebut sekaligus ditetapkan sebagai jingle resmi Jepara Kite Festival 2026. Lagu diciptakan oleh Didin Ardiansyah dari Rasjawawi Production.
“Lagu ini merupakan jingle resmi dari festival kali ini, yang diciptakan oleh Didin Ardiansyah,” kata Tenny.
Tidak hanya lagu, logo resmi Jepara Kite Festival 2026 juga akan diperkenalkan dalam acara tersebut. Logo tersebut merupakan karya seniman sekaligus penyanyi Ompong Rastasky.
Sejumlah Musisi Jepara Tampil
Konser gratis di Alun-Alun 1 Jepara akan menghadirkan sejumlah grup musik dan musisi lokal.
Di antaranya Rabvibes Band, Lalinan Band, dan Nois Band. Selain itu, vokalis Ompong RastaSky dan Irul Kardasih juga dijadwalkan ikut memeriahkan acara.
“Konser musik gratis menghadirkan banyak band-band lokal dan vokalis kawakan Ompong RastaSky, ada Irul Kardasih,” ungkap Tenny saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Musik dan Layang-Layang Jadi Satu Panggung
Didin Ardiansyah selaku penanggung jawab konser sekaligus pencipta lagu Layang-Layang mengatakan pertunjukan tersebut dirancang sebagai hiburan sekaligus bagian dari upaya mengenalkan kembali layang-layang sebagai tradisi budaya.
Menurutnya, musik dan layang-layang dapat menjadi medium untuk memperkenalkan kembali budaya tersebut kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Musik dan layangan merupakan perpaduan budaya, tradisi yang harus terus kita lestarikan,” ujar Didin.
Jepara Kite Festival Digelar di Pantai Bandengan
Setelah konser pembuka, Jepara Kite Festival 2026 akan memasuki agenda utama pada 3-4 Oktober 2026.
Pantai Bandengan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan festival. Kegiatan tersebut diharapkan turut memperkenalkan layang-layang sebagai bagian dari khazanah budaya sekaligus mendukung sektor pariwisata Jepara.
Open ceremony Jepara Kite Festival 2026 dijadwalkan dibuka Kepala Disparbud Kabupaten Jepara Edy Marwoto.
Penyelenggara mengajak masyarakat untuk hadir dan ikut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
“Jangan lupa, datang dan meriahkan,” pungkas Didin Ardiansyah.
Editor : M. Khoirul Anwar