Warga Tumpah Ruah Saksikan Festival Thongthek Sedekah Bumi Bringin

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 17:42 WIB

 

MERIAH: Festival Thongthek Sedekah Bumi Desa Bringin, Jepara, dipadati ribuan warga.
MERIAH: Festival Thongthek Sedekah Bumi Desa Bringin, Jepara, dipadati ribuan warga.

 

JEPARA – Ribuan warga memadati sepanjang ruas jalan Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Sabtu (25/7) malam, untuk menyaksikan Festival Thongthek Sedekah Bumi. Antusiasme terlihat sejak sebelum peserta diberangkatkan hingga seluruh penampilan berakhir dan pemenang diumumkan. Sepanjang lintasan, masyarakat tumpah ruah menikmati suguhan seni musik tradisional yang menjadi agenda tahunan desa tersebut.

Sejak sore, warga mulai berdatangan ke depan Gedung NU Bringin hingga kawasan Balai Desa Bringin yang menjadi titik akhir penilaian. Mereka memenuhi sisi kanan dan kiri jalan, bahkan sejumlah halaman rumah warga, untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan penampilan peserta.

Ribuan Warga Padati Sepanjang Rute

Tujuh grup thongthek dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara tampil bergantian membawakan aransemen musik bambu, kendaraan hias, tata cahaya, hingga atraksi tari. Setiap peserta membawa konsep berbeda yang mengundang perhatian penonton.

Suasana semakin semarak saat rombongan memasuki rute penilaian. Tepuk tangan, sorak penonton, hingga lampu telepon genggam yang merekam penampilan peserta mewarnai sepanjang perjalanan dari depan Gedung NU Bringin menuju Balai Desa Bringin.

Ketua Panitia Aris mengatakan Festival Thongthek menjadi bagian dari rangkaian Sedekah Bumi Desa Bringin sekaligus wadah pelestarian kesenian tradisional.

"Festival ini menjadi bagian dari Sedekah Bumi Desa Bringin. Kami berharap kesenian thongthek tetap lestari dan terus diminati masyarakat, terutama generasi muda," ujarnya.

Tujuh Grup Tampilkan Kreasi Terbaik

Setiap grup menyuguhkan karakter berbeda. Ada yang mengusung ornamen ukiran Jepara, replika kepala naga, hingga permainan lampu yang berpadu dengan irama alat musik bambu.

Penampilan tersebut membuat penonton bertahan hingga seluruh peserta selesai tampil. Keramaian baru berangsur bubar setelah panitia mengumumkan hasil penilaian dewan juri.

Laron Raih Juara Pertama

Kepala Desa Bringin Mardi mengapresiasi seluruh peserta, panitia, serta masyarakat yang ikut menyukseskan festival. Menurutnya, tingginya antusiasme warga menjadi semangat untuk kembali menggelar Festival Thongthek pada pelaksanaan Sedekah Bumi berikutnya.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival. Semoga kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan dalam rangka Sedekah Bumi Desa Bringin," katanya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri terhadap aspek performa, aransemen, dan artistik, Grup Laron meraih juara I dengan nilai 270. Juara II diraih ACL dengan 262 poin, disusul P. Abiyasa sebagai juara III dengan 261 poin.

Sementara itu, Rotan Gank menempati juara IV dengan 258 poin dan Werkudoro berada di posisi V dengan 246 poin. Dua peserta lainnya, Sanjiwo dan Pusar Nada, masing-masing memperoleh 243 dan 240 poin.





Editor : Admin
Festival Thongthek Sedekah Bumi Bringin batealit jepara desa bringin berita jepara