Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Perpustakaan Bina Ilmu Sukodono Raih Juara I Lomba Perpustakaan Desa se-Kabupaten Jepara, Miliki 2.200 Buku dan Jadi Pusat Literasi Anak Desa

Fikri Thoharudin • Selasa, 14 Juli 2026 | 18:22 WIB
TELATEN: Perangkat Desa Sukodono Kecamatan Tahunan tengah meninjau koleksi perpustakaan pada Selasa (14/7). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
TELATEN: Perangkat Desa Sukodono Kecamatan Tahunan tengah meninjau koleksi perpustakaan pada Selasa (14/7). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Perpustakaan Bina Ilmu Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, berhasil meraih juara I lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat Kabupaten Jepara. 

Prestasi tersebut menjadi bukti Pemerintah Desa Sukodono dalam mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Adapun juara II diraih Perpustakaan Ajisaca Desa Watuaji, Kecamatan Keling, sedangkan juara III diraih Perpustakaan Pandansari Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara.

Sementara itu, untuk kategori harapan, Harapan I diraih Perpustakaan Tugu Jagad Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan. 

Harapan II diraih Perpustakaan Bondo Cerdas Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, dan harapan III diraih Perpustakaan Anak Zaman Desa Nalumsari, Kecamatan Nalumsari.

Petinggi Desa Sukodono, Sagiman, mengatakan Perpustakaan Bina Ilmu sebenarnya telah berdiri cukup lama. 

Namun, pengelolaannya mulai aktif dan berkembang pesat dalam tujuh tahun terakhir atau sejak 2019.

Menurutnya, pengembangan perpustakaan dilakukan secara bertahap, melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang dialokasikan hampir setiap tahun. 

Dana tersebut dimanfaatkan untuk melengkapi berbagai kebutuhan, mulai dari pengadaan mebel hingga sarana penunjang lainnya.

Selain itu, perpustakaan juga memperoleh bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jepara dan pemerintah pusat berupa sekitar 1.000 eksemplar buku, rak buku, serta piranti komputer.

Saat ini, koleksi Perpustakaan Bina Ilmu mencapai sekitar 2.200 buku dengan beragam tema seputar anak. 

"Selama ini kami terus berupaya menambah koleksi dan fasilitas. Yang penting perpustakaan tetap berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Sagiman, Selasa (14/7).

Pengelolaan perpustakaan dilakukan oleh perangkat desa yang ditunjuk sebagai pengurus. Layanan perpustakaan dibuka mengikuti jam kerja di Balai Desa Sukodono.

Sagiman mengungkapkan, jumlah kunjungan tertinggi terjadi pada masa pandemi Covid-19, khususnya pada 2022 hingga 2023. 

Saat itu perpustakaan menjadi salah satu tempat favorit masyarakat, terutama pelajar, untuk membaca dan belajar.

Meski saat ini jumlah pengunjung tidak sebanyak saat pandemi, perpustakaan tetap rutin dikunjungi, terutama oleh anak-anak sekolah. 

Lokasi balai desa yang berdekatan dengan sekolah menjadi salah satu faktor yang memudahkan akses masyarakat.

Menurutnya, tujuan utama keberadaan perpustakaan bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan menumbuhkan minat baca generasi muda.

"Kami tidak muluk-muluk. Yang penting perpustakaan tetap berjalan dan anak-anak mau membaca. Itu yang menjadi tujuan utama kami," katanya.

Untuk menarik minat anak-anak, Pemerintah Desa Sukodono juga mengintegrasikan kegiatan literasi dengan berbagai aktivitas lain. 

Desa memiliki sanggar seni serta gedung kegiatan adat dan tradisi yang rutin digunakan setiap Jumat ataupun Sabtu. 

Di sela-sela latihan tari dan kegiatan budaya, anak-anak diarahkan untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat membaca dan menambah wawasan.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Desa Sukodono berharap budaya membaca terus tumbuh di kalangan masyarakat.

Sehingga perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar dan pengembangan literasi masyarakat.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Lomba Perpus Jepara Perpustakaan Bina Ilmu Sukodono minat baca anak perpustakaan desa