JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mengalokasikan Rp 210 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan pada 2026.
Nilai tersebut menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah mempercepat pemerataan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Kenaikan anggaran itu menjadi lompatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Pada 2021, anggaran pembangunan jalan sebesar Rp 60 miliar, naik menjadi Rp 66 miliar pada 2022 dan Rp 80 miliar pada 2023.
Baca Juga: Jepara Bangun SLB Baru di Jepara Selatan, Siap Tampung 900 Siswa Berkebutuhan Khusus Mulai 2027
Anggaran sempat turun menjadi sekitar Rp 63 miliar pada 2024, kemudian melonjak menjadi Rp 154 miliar pada 2025, sebelum mencapai rekor Rp 210 miliar pada tahun ini.
Pemkab Masih Kejar Tambahan Dana Rp100 Miliar
Selain mengoptimalkan APBD, Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengajukan tambahan anggaran kepada pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan usulan tersebut mencapai Rp 100 miliar untuk mempercepat pembangunan sejumlah ruas jalan prioritas.
"Dari pusat kita ajukan Rp 100 miliar lewat IJD. Untuk Karimunjawa sekitar Rp 55 miliar, sedangkan sisanya untuk wilayah Bangsri, Kedung, dan beberapa lokasi lainnya," ujarnya saat meninjau proyek betonisasi jalan, Senin (6/7).
Sebanyak 52 Ruas Jalan Sedang Dikerjakan
Pada 2026, sebanyak 52 ruas jalan telah berkontrak dan kini memasuki tahap pelaksanaan. Seluruh proyek difokuskan pada peningkatan kualitas jalan guna meningkatkan kemantapan jalan kabupaten.
Saat ini, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Jepara telah mencapai sekitar 78 persen. Pemerintah menargetkan sebagian besar proyek dapat diselesaikan pada September 2026 agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Infrastruktur Jadi Prioritas Pembangunan
Menurut Witiarso, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga konektivitas antarkecamatan.
Karena itu, pemerintah akan terus mengawal kualitas pekerjaan agar anggaran yang digelontorkan benar-benar menghasilkan jalan yang awet, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Realisasi anggaran jalan sebesar Rp 210 miliar menjadi tonggak baru pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jepara.
Dengan dukungan APBD dan usulan tambahan dana dari pemerintah pusat, Pemkab berharap percepatan pembangunan jalan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Editor : Mahendra Aditya