Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Penantian Empat Tahun, Akhirnya Jalan Sejumlah Desa di Jepara Dicor 

Fikri Thoharudin • Senin, 29 Juni 2026 | 23:39 WIB
HAMPIR MULUS: Kondisi jalan di ruas Muryolobo yang tak lagi bergelombang, karena dilakukan cor permanen. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
HAMPIR MULUS: Kondisi jalan di ruas Muryolobo yang tak lagi bergelombang, karena dilakukan cor permanen. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Penantian warga Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, untuk menikmati jalan mulus layak akhirnya terwujud. 

Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan, ruas Jalan Daren–batas Kudus, kini mulai ditingkatkan dengan pengecoran beton. 

Perbaikan ini disambut antusias masyarakat. Karena jalan tersebut merupakan salah satu akses utama menuju Kabupaten Kudus.

Dawam (50), warga Desa Daren, mengaku senang melihat pengerjaan jalan yang selama ini dinanti. 

Saat ditemui Senin (29/6), ia tampak menyiram badan jalan yang telah dicor agar debu tidak beterbangan. 

Di depan rumahnya, ia membuka usaha es teh kontainer. Sehingga kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap aktivitas usahanya.

Menurutnya, debu selama proses pembangunan bukan menjadi persoalan besar. Yang terpenting, setelah selesai perbaikan jalan nanti, masyarakat bisa menikmati jalan yang mulus dan nyaman dilalui.

"Kalau sedikit berdebu tidak apa-apa, yang penting jalannya sekarang mulus," ujarnya.

Ia menceritakan, kondisi jalan sebelumnya dipenuhi lubang dan bergelombang. 

Kerusakan itu tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

BERTAHAP: Kondisi Jalan Daren perbatasan dengan Kudus, tengah dilakukan proses pengecoran separuh jalan. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
BERTAHAP: Kondisi Jalan Daren perbatasan dengan Kudus, tengah dilakukan proses pengecoran separuh jalan. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

Bahkan, Dawam menceritakan, kendaraan yang melintas pernah mengalami kerusakan cukup parah. Akibat menghantam jalan berlubang.

"Pernah ada mobil sampai mengalami patah gardan. Semoga sekarang dikerjakan dengan baik supaya benar-benar mulus," imbuhnya.

Lalu lintas di ruas tersebut tergolong padat. Selain menjadi akses warga Desa Daren menuju Kudus, jalan itu juga menjadi jalur utama menuju Kecamatan Mayong karena jaraknya lebih dekat.

Tak sedikit warga yang bekerja di pabrik, menggantungkan diri dengan kondisi jalan tersebut.

"Ya tidak hanya ke Kudus, tapi juga ke Mayong. Ini jalur utama, yang digunakan oleh warga," tambahnya.

Senada, pemuda Desa Daren, M. Ulin Nidhom, mengatakan kerusakan jalan diduga dipengaruhi sistem drainase yang kurang baik. 

Kondisinya bahkan sempat viral di media sosial, karena banyaknya lubang di sepanjang ruas jalan tersebut.

Menurutnya, jalan yang rusak beberapa kali menyebabkan pengendara terjatuh. Karena itu, perbaikan yang kini dilakukan diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kalau jalan rusak memang sering menyebabkan orang jatuh. Sekarang kalau diperbaiki tentu lebih aman sekaligus memperlancar perekonomian masyarakat," sambungnya.

Hal serupa disampaikan warga Desa Muryolobo Kecamatan Nalumsari, Makmur. Ia menyebut selain jalan Desa Daren, ruas jalan tersebut sekitar empat tahun tidak pernah mendapatkan perbaikan menyeluruh.

"Perbaikan ya biasa saja, hanya tambal sulam," ucapnya.

Dengan adanya peningkatan jalan tersebut, ia berharap masyarakat dapat berkendara dengan lebih nyaman dan aman. "Ya jadi bagus, baik, lancar," ucapnya.

Makmur menambahkan, ruas jalan tersebut memiliki peran penting. Karena menjadi jalur penghubung menuju Kudus hingga kawasan Muria. 

Selain kendaraan pribadi, jalan itu juga setiap hari dilintasi truk-truk bermuatan besar. "Ya lewatnya sini, lebih dekat. Bahkan truk muatan besar juga biasa lewat sini," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Jepara, Dimas Hanantiyo, mengatakan pekerjaan peningkatan Jalan Daren–Batas Kudus, mulai memasuki tahap pengecoran beton mutu FS45 pada Senin (29/6).

Paket peningkatan Jalan Daren–Batas Kudus memiliki nilai anggaran Rp 2,6 miliar. Terbagi ke dalam dua titik, dengan panjang sekitar 1 kilometer.

Selain ruas tersebut, DPUPR juga tengah mengerjakan peningkatan Jalan Nalumsari–Papringan. 

Hingga kini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen, dengan panjang jalan yang telah dicor sekitar 150 meter.

Paket peningkatan Jalan Nalumsari–Papringan memiliki anggaran sebesar Rp 1,1 miliar dengan total panjang penanganan 267 meter. 

Adapun untuk peningkatan Jalan Bendanpete–Buaran, Dimas menyebut pada Selasa (30/6) dijadwalkan dilakukan pemeriksaan progres pekerjaan sebesar 25 persen.

“Saat ini pengecoran baru dilakukan pada satu sisi jalan sepanjang sekitar 650 meter,” ujarnya.

Paket peningkatan Jalan Bendanpete–Buaran memiliki nilai anggaran Rp 4,18 miliar dengan total panjang penanganan 1.130 meter. 

Dimas menambahkan, pihaknya akan terus memantau progres pekerjaan di sejumlah ruas jalan lainnya. Agar seluruh proyek peningkatan jalan yang telah diprogramkan pada tahun ini, dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain mengandalkan APBD murni dan bantuan pemerintah pusat maupun provinsi, Pemkab Jepara, juga akan memanfaatkan pinjaman daerah sebesar Rp 100 miliar.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat penanganan ruas-ruas yang menjadi prioritas. Mewujudkan Jepara mulus.(fik) 

Editor : Admin
#Jalan tak lagi bergelombang #Jepara Mulus #jalan diperbaiki #jalan jepara #cor