Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tinjau Jalan Rusak di Kelet, Kadinas PUPR Jateng Pastikan Perbaikan Beton Dimulai Akhir Juli 2026

Fikri Thoharudin • Kamis, 11 Juni 2026 | 16:53 WIB
ALOKASI DANA: Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro didampingi Sekda Jepara Ary Bachtiar meninjau lokasi jalan Provinsi ruas yang berada di Desa Kelet, Kecamatan Keling pada Kamis (11/6). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
ALOKASI DANA: Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro didampingi Sekda Jepara Ary Bachtiar meninjau lokasi jalan Provinsi ruas yang berada di Desa Kelet, Kecamatan Keling pada Kamis (11/6). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Siti Khotimah (53), tak dapat menyembunyikan rasa penasarannya pada Kamis (11/6) siang. Ia merasa lega, setelah tahu bahwa tim dari Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah datang. Menyurvei jalan Provinsi turut ruas yang berada di Desa Kelet Kecamatan Keling.

Ia mengaku senang, saat diberitahu jika jalan Provinsi Jepara-Keling tersebut akan diperbaiki.

Sebelumnya, menurutnya, tak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh, bahkan beberapa kecelakaan disebut merenggut nyawa. 

Oleh sebab itu, warga RT 34/RW 5 Desa Kelet tersebut, menyambut gembira kabar perbaikan jalan yang telah dinantikan.

Baca Juga: Jepara Kembali Dapat Suntikan Dana Rp 29,2 Miliar, Jalan Jepara-Keling Segera Ditingkatkan

“Tentu senang. Selama ini kalau hujan banjir, banyak orang jatuh. Harapannya jalan ini bisa baik semua,” ujarnya, Kamis (11/6).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran setidaknya Rp 29,2 miliar untuk peningkatan jalan di Kelet. Ditambah dengan Rp 7,9 miliar untuk penanganan di ruas Sekuro, Mlonggo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, turun langsung meninjau lokasi yang akan diperbaiki. 

Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar, serta jajaran terkait.

Henggar mengatakan peninjauan dilakukan, untuk memastikan rencana penanganan jalan yang saat ini mengalami kerusakan. Akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami coba mengecek rencana penanganan jalan. Kondisi cuaca yang sebelumnya sering hujan menyebabkan banyak lubang di ruas jalan ini,” ucapnya.

Menurutnya, sebelum program perbaikan besar dilakukan, Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati, telah melakukan penanganan sementara. Dengan menambal sulam jalan, pada sejumlah titik yang rusak.

Pada tahun 2026, Pemprov Jawa Tengah kembali mengalokasikan anggaran melalui skema Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Cara ini dilakukan, agar eksekusi perbaikan dapat langsung berjalan. Tanpa perlu menunggu proses perubahan APBD, yang memakan waktu lebih lama.

Salah satu paket pekerjaan di Kelet, memiliki panjang sekitar 2 kilometer dengan nilai anggaran Rp 29,2 miliar.

Selain itu, terdapat satu titik penanganan lain di Sekuro, Mlonggo, sepanjang sekitar 750 meter dengan nilai anggaran Rp 7,9 miliar. 

Total anggaran yang dikucurkan untuk dua lokasi tersebut mencapai sekitar Rp 37,1 miliar.

“Semua menggunakan konstruksi beton, termasuk yang Rp 7,9 miliar di Sekuro itu juga beton,” ujarnya.

Ia menjelaskan penggunaan beton dipilih, karena dapat awet. Termasuk cenderung stabil, tak fluktuatif seperti harga aspal.

“Kalau yang dibeton tidak terlalu banyak pengaruh. Kalau aspal, harga aspal naik lagi. Jadi untuk Perkada ini banyak menggunakan beton,” jelasnya.

Henggar menambahkan, selain ruas Jepara–Keling, pihaknya juga terus mengusulkan sejumlah penanganan jalan daerah. Melalui program Inpres Jalan Daerah yang dibahas bersama Komisi V DPR RI.

Menurutnya, perbaikan jalan provinsi merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Ia juga membuka peluang percepatan penanganan apabila terdapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunikasi dengan kawasan industri strategis seperti PLTU Tanjung Jati B.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, atas perhatian yang diberikan terhadap kondisi jalan provinsi di Kabupaten Jepara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, atas perhatiannya mengalokasikan anggaran tahun 2026 di jalan provinsi Jepara–Keling,” sambungnya.

Ary menjelaskan panjang ruas Jalan Jepara–Keling mencapai sekitar 35 kilometer. Ini menjadi bagian dari total sekitar 69 kilometer jalan provinsi, yang berada di wilayah Kabupaten Jepara.

Menurutnya, perbaikan jalan provinsi akan dilakukan secara bertahap. Sesuai prioritas dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Ia menambahkan proses pengadaan saat ini sudah berjalan, termasuk untuk paket pekerjaan di wilayah Sekuro. Pemerintah menargetkan pelaksanaan fisik dapat dimulai pada akhir Juli 2026 setelah seluruh tahapan persiapan dan tender selesai.

“Anggaran Rp 29,2 miliar dan Rp 7,9 miliar ini cukup besar. Mudah-mudahan segera dimulai,” pungkasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#Jepara-Keling #jalan provinsi jateng di jepara #perbaikan jalan jepara #peningkatan jalan #beton jalan