Polisi Mintai Keterangan Korban Kekerasan Seksual di Mayong, Semula Ditawari Kerja ART malah Diperkosa Ramai-ramai 

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Rabu, 6 Mei 2026 | 16:56 WIB
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela

JEPARA — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara, tengah menangani laporan dugaan kekerasan seksual, yang terjadi di wilayah Kecamatan Mayong. 

Kasus tersebut dilaporkan pada Senin (4/5). Kini memasuki tahap pemeriksaan korban serta sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

Baca Juga: https://radarkudus.jawapos.com/jepara/2605050074/ditawari-kerja-remaja-18-tahun-di-jepara-diperkosa-ramai-ramai-delapan-pria

Korban juga telah melakukan visum, sebagai bagian dari proses pembuktian.

“Hari ini kami melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi, terkait kejadian tersebut. Korban masih dapat diajak berkomunikasi untuk dimintai keterangan,” ujarnya pada Rabu (6/5).

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan adanya tiga lokasi kejadian perkara (TKP) yang seluruhnya berada di wilayah Mayong. Di gudang dekat rumah salah satu pelaku dan wisma penginapan.

Di masing-masing lokasi, jumlah terduga pelaku berbeda-beda. Mencapai sepuluh orang.

“Di lokasi pertama diduga melibatkan lima orang, kemudian di lokasi kedua tiga orang, dan di lokasi ketiga dua orang,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami apakah para pelaku di tiap lokasi, terdapat kesamaan pelaku atau berbeda. 

Klarifikasi terus dilakukan untuk memastikan konstruksi peristiwa, dan memperkuat alat bukti.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk mengklarifikasi apakah pelaku yang disebutkan itu sama atau tidak di setiap lokasi,” imbuhnya.

Ia menegaskan, laporan kasus ini baru diterima dua hari pada Senin (4/5), sehingga proses penyelidikan masih terus berjalan. 

Polisi berupaya mengumpulkan keterangan dan bukti, guna mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

“Untuk pembuktian, kami masih melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait,” tandasnya.(fik)

Editor : Admin
perkosaan ditawari kerja malah diperkosa wisma penginapan jepara art