JEPARA – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo R.A. Kartini, pada Kamis (23/4). Bupati Jepara Witiarso Utomo melantik empat petinggi hasil Pilkades. Penggantian Antar Waktu (PAW), mengisi kekosongan kursi kepala desa di Jepara.
Sebelumnya, empat desa di tiga kecamatan itu menggelar Pilkades Antarwaktu pada Senin (3/3).
Para kepala desa yang dilantik tersebut ialah, Petinggi Platar Kecamatan Tahunan Maskuri. Petinggi Bugel, Ali Masykuri. Petinggi Desa Tedunan Kecamatan Kedung, Miftakhul Khobid. Serta Desa Bandung Kecamatan Mayong, Suwoto.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo menyampaikan pelantikan ini bagian dari upaya menjaga menjalankan pemerintahan di tingkat desa.
Masa jabatan empat petinggi yang baru dilantik tersebut hingga Desember 2027.
Pihaknya menaruh harapan besar, agar para petinggi yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan baik. Memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga perjalanan ke depan membawa manfaat dan kemajuan, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan menggerakkan roda pemerintahan desa,” ungkapnya Kamis (23/4) usai melantik.
Pilkades PAW itu digelar untuk mengisi kekosongan jabatan akibat petinggi sebelumnya meninggal dunia.
Selama kekosongan jabatan, posisi tersebut diisi oleh penjabat petinggi dari Aparatur Sipil Negara (ASN), yang ditugaskan ke empat desa tersebut.
Bupati Witiarso menegaskan, pentingnya keselarasan antara pembangunan desa, dengan program daerah dan nasional.
Ia secara khusus menekankan dukungan terhadap 28 program unggulan dalam visi Jepara Mulus.
“Keberhasilan desa akan menjadi penopang utama keberhasilan pembangunan daerah,” sebutnya.
Sementara itu, salah satu petinggi PAW Desa Bandung, Suwoto, mengatakan akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Pihaknya juga siap mendukung program-program pemerintah daerah.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Sekaligus mempercepat realisasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat Jepara.
“Kami akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta mendukung kesuksesan program Bupati, Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari dan Religius (Mulus). Termasuk program ‘Bupati Ngantor di Desa’,” pungkasnya.(fik)
Editor : Admin