Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

24 Rumah Terdampak Cuaca Ekstrem di Jepara Terima Bantuan RTLH BTT, Bupati dan Wabup Turun Langsung

M. Khoirul Anwar • Rabu, 28 Januari 2026 | 14:50 WIB
PEDULI: Bupati Jepara Witiarso Utomo mendengarkan cerita warga terdampak bencana yang mengakibatkan rumah roboh.
PEDULI: Bupati Jepara Witiarso Utomo mendengarkan cerita warga terdampak bencana yang mengakibatkan rumah roboh.

JEPARA — Sebanyak 24 rumah warga terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Jepara menerima bantuan rehabilitasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Jepara.

Salah satu penerima bantuan adalah Sholekah (47), warga RT 5/RW 1 Desa Welahan, Kecamatan Welahan, yang rumahnya roboh akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut.

“Hujannya deras sampai tiga hari. Genteng runtuh semua, lalu tembok yang memang sudah tua ikut ambruk,” ujar Sholekah, Rabu (28/1/2026).

Rumah yang telah berdiri sejak puluhan tahun itu dihuni lima anggota keluarga. Pascakejadian, Sholekah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kakaknya yang berada tepat di depan rumahnya.

Kondisi tersebut mulai teratasi setelah Pemkab Jepara menyalurkan bantuan RTLH BTT senilai Rp15 juta untuk rehabilitasi rumahnya.

“Saya sangat bersyukur dan senang sekali mendapat bantuan ini,” ungkapnya.

Total 54 Rumah Terdampak, Penanganan Bertahap

Sholekah menjadi satu dari 24 penerima bantuan RTLH BTT tahap awal.

Bantuan ini merupakan bagian dari penanganan total 54 rumah warga yang tercatat terdampak cuaca ekstrem di berbagai wilayah Kabupaten Jepara.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap bencana.

“Karena ini bencana, maka kita anggarkan dari BTT. Untuk tahap ini diserahkan kepada 24 penerima di wilayah Welahan, Nalumsari, Kedung, dan Batealit,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Wiwit.

Ia menambahkan, besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah masing-masing penerima manfaat.

Disalurkan Non-Tunai, Berbentuk Material Bangunan

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jepara, Moh. Eko Udyyono, menjelaskan bahwa total anggaran RTLH BTT untuk wilayah selatan mencapai Rp119,5 juta.

“Wilayah selatan sebanyak 24 unit diserahkan hari ini. Mulai dari Kecamatan Welahan, Nalumsari, Kedung, dan Batealit,” jelasnya.

Eko menambahkan, bantuan RTLH BTT diberikan dalam bentuk material bangunan, dengan mekanisme nontunai melalui BPD Bank Jateng.

Dana langsung ditransfer ke toko material sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Material dikirim langsung ke penerima. Pemilihan toko dimusyawarahkan antara penerima, pemerintah desa, dan kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, rumah terdampak di wilayah utara Jepara mendapatkan dukungan pendanaan dari Ansor, serta kolaborasi lintas pihak seperti Baznas, PMI, dan organisasi kemasyarakatan, selain swadaya masyarakat.

Wabup Jepara Letakkan Batu Pertama di Batealit

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar turut mendampingi penyerahan bantuan RTLH BTT.

Gus Hajar juga secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan rumah warga penerima manfaat di Desa Bringin, Kecamatan Batealit.

“Bismillahirrahmanirrahim, semoga pembangunannya berjalan lancar dan rumahnya kokoh,” ucapnya.

Editor : Ali Mustofa
#Ibnu Hajar #btt #bantuan #berita jepara hari ini #Wakil bupati #rtlh #bupati jepara #witiarso utomo #rumah #bencana #berita jepara