JEPARA — Sinergi antara dunia usaha, legislatif, dan perguruan tinggi dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Jepara.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jepara yang digelar di Auditorium Kampus Universitas Diponegoro (UNDIP) Jepara, Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Sabtu (24/1/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, yang hadir dalam forum tersebut menegaskan kesiapan DPRD untuk mendukung dan mengawal kolaborasi strategis antara Kadin Jepara, pemerintah daerah, serta institusi pendidikan dalam rangka memperkuat ekonomi lokal dan iklim investasi.
Menurut Agus, langkah Kadin Jepara yang aktif membangun jejaring lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi, menunjukkan orientasi organisasi yang adaptif terhadap tantangan ekonomi ke depan.
“Kadin Jepara tidak hanya bicara dunia usaha, tetapi juga membangun kolaborasi strategis dengan akademisi dan pemerintah. Ini menjadi modal penting bagi percepatan pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran Kampus UNDIP Jepara sebagai mitra strategis yang memiliki fasilitas representatif di atas lahan seluas 52 hektare.
Keberadaan UNDIP dinilai memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat, khususnya melalui transfer ilmu pengetahuan, riset terapan, dan inovasi yang langsung menyentuh kebutuhan lokal.
Agus secara khusus mengapresiasi keterbukaan UNDIP Jepara dalam memberi akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah, serta mendorong pemanfaatan hasil riset untuk penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Sejumlah inovasi akademisi UNDIP yang telah memberikan dampak nyata turut disoroti, mulai dari produk olahan ikan teri yang berhasil menembus pasar ekspor, pengembangan pembibitan mangrove, hingga teknologi sumur bor air bersih berkualitas tinggi yang mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini harus diperluas. DPRD Jepara siap mendukung kebijakan dan regulasi yang memperkuat sinergi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Rapimkab Kadin Jepara yang mengusung tema “Mengoptimalkan Peluang, Mengantisipasi Tantangan, Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati Jepara, Rektor UNDIP, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, hingga Kepala Badan Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan Kadin Indonesia.
Selain membahas arah strategi ekonomi berkelanjutan, forum tersebut juga menekankan penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing pelaku usaha lokal sebagai agenda prioritas pembangunan ekonomi Jepara ke depan.