Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fraksi Gerindra DPRD Jepara Dukung Wacana Pilkada Dipilih Wakil Rakyat

M. Khoirul Anwar • Selasa, 30 Desember 2025 | 22:04 WIB
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jepara, Khoirul Anam
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jepara, Khoirul Anam

JEPARA – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jepara menyatakan dukungan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui mekanisme pemilihan oleh wakil rakyat di DPRD.

Sikap tersebut ditegaskan selaras dengan pandangan dan garis kebijakan Partai Gerindra di tingkat pusat.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jepara, Khoirul Anam, mengatakan bahwa wacana Pilkada melalui DPRD merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat demokrasi yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan rakyat luas.

Menurutnya, mekanisme tersebut tetap berada dalam koridor demokrasi konstitusional karena DPRD merupakan representasi rakyat yang dipilih secara langsung melalui pemilu legislatif.

“Wacana ini patut dikaji secara objektif dan mendalam. Pemilihan kepala daerah oleh wakil rakyat tidak serta-merta menghilangkan nilai demokrasi, justru bisa memperkuat akuntabilitas politik, efisiensi anggaran, serta stabilitas pemerintahan daerah,” ujar Khoirul Anam, Selasa (30/12).

Ia menegaskan, sikap Fraksi Gerindra DPRD Jepara sejalan dengan pernyataan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, yang sebelumnya menyampaikan bahwa Pilkada langsung memerlukan anggaran negara yang sangat besar dan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kondisi tersebut dinilai perlu dievaluasi agar anggaran negara dapat lebih optimal digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Sekjen DPP Gerindra telah menegaskan bahwa wacana Pilkada melalui DPRD tidak menghilangkan esensi demokrasi, karena wakil rakyat dipilih langsung oleh masyarakat. Pandangan itu menjadi landasan kami di daerah dalam bersikap,” jelasnya.

Khoirul Anam menambahkan, besarnya biaya politik dalam Pilkada langsung juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti politik transaksional dan polarisasi di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, model pemilihan kepala daerah oleh DPRD dinilai bisa menjadi alternatif yang rasional, sepanjang diatur dengan regulasi yang jelas, transparan, dan berintegritas.

“Yang terpenting bukan semata mekanismenya, tetapi bagaimana menghasilkan kepala daerah yang berkapasitas, berintegritas, dan benar-benar bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Fraksi Gerindra DPRD Jepara juga mendorong agar wacana ini dibahas secara terbuka dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kehendak dan kebutuhan rakyat.

“Gerindra pada prinsipnya selalu berada pada posisi memperjuangkan demokrasi yang berkeadilan, efektif, dan berpihak pada kepentingan nasional maupun daerah,” pungkas Khoirul Anam.

Editor : Ali Mustofa
#jepara #Fraksi #pilkada #demokrasi #dprd #sekjen #gerindra