JEPARA — Seorang pemuda berusia 23 tahun di Desa Geneng, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 16 meter pada Minggu (7/12/2025).
BPBD Jepara memastikan korban atas nama MBU ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah dievakuasi oleh tim gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, membenarkan kejadian tragis tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat depresi sebelum insiden terjadi.
“Korban ditemukan di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 16 meter dan ketinggian air 7 meter. Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Arwin.
Ditemukan oleh Ibunya, Diduga Terjatuh
Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jepara, kejadian pertama kali diketahui oleh ibu korban, Ruffi’ah (45).
Ia sempat mendengar suara benturan seng dari arah sumur sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat diperiksa, penutup sumur sudah terbuka dan korban terlihat berada di dasar sumur.
Korban diketahui sebelumnya mengeluh merasa tidak enak badan dan meminta rokok, namun permintaan itu tidak dipenuhi.
Ketika sang ibu pergi menjemur pakaian, kejadian nahas itu diduga terjadi.
Kerabat yang mengetahui situasi tersebut langsung melaporkan ke BPBD Jepara, dan tim gabungan segera menuju lokasi.
Proses Evakuasi Libatkan Banyak Unsur
Evakuasi korban melibatkan sejumlah pihak, antara lain:
BPBD Jepara
Basarnas
TNI/Polri
PMI
Tagana
GCTS
Pemerintah Kecamatan Batealit
Korban kemudian dibawa ke RSUD Kartini untuk penanganan lebih lanjut.
Arwin menambahkan bahwa BPBD telah melakukan pengumpulan data dan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan serta pihak terkait.
BPBD Imbau Warga Lebih Waspada
BPBD Jepara mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko di lingkungan sekitar, terutama yang berkaitan dengan sumur atau area berbahaya lainnya.
Editor : Mahendra Aditya