JEPARA – Misteri di balik penemuan jenazah seorang pemuda di kebun rumput gajah, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Jepara, hingga kini masih menyimpan tanda tanya besar.
Dugaan kuat mengarah pada tindakan pembunuhan, mengingat pada tubuh korban ditemukan luka sayatan cukup dalam di bagian leher serta luka lain di pergelangan tangan kirinya.
Warga sekitar juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelum kejadian, korban yang bernama Axsyal Rendy Saputra tampak tidak seperti biasanya.
Ia terlihat resah, gelisah, dan seolah memikirkan sesuatu yang membebaninya. Namun ketika keluarga mencoba menanyakannya, Rendy selalu mengatakan bahwa tidak ada masalah.
Di media sosial Facebook, sebuah akun bernama Pitriyadi Saputra turut membagikan unggahan mengenai peristiwa tersebut.
Dalam postingannya, ia menulis bahwa kejadian tersebut membuat warga Sekuping, Tubanan, heboh pada pagi hari.
Dalam unggahan itu disampaikan bahwa korban mengalami luka mengerikan pada bagian leher hingga nyaris putus.
Postingan itu juga menyebutkan bahwa motif kejadian masih belum diketahui dan warga berharap pelaku dapat segera ditangkap.
Unggahan tersebut disertai dua foto, yaitu foto seorang pria yang diduga korban, serta foto lokasi kejadian yang telah dipasang garis polisi dan dipenuhi warga yang penasaran.
Baca Juga: Pemuda di Tubanan Jepara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga jadi Korban Pembunuhan
Pada foto pertama, tertulis narasi bahwa korban sebelumnya diduga mengalami firasat buruk pada malam sebelum kejadian, namun isyarat tersebut tidak ditanggapi serius.
Disebutkan pula bahwa korban sempat ditinggal pergi oleh seseorang yang melaksanakan salat subuh berjamaah, dan saat kembali, ditemukan darah berceceran hingga ke rumah, sementara korban dalam kondisi mengenaskan.
Untuk memastikan penyebab kematian secara pasti, jenazah Rendy kemarin telah dibawa ke RSUD Kartini Jepara guna menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut.
Kapolsek Kembang, Iptu Heru Setyawan, meminta doa serta dukungan dari masyarakat agar kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat ditemukan.
“Kami berharap penyelidikan berjalan lancar dan kebenaran dapat segera diketahui,” ujarnya. (fik)
Editor : Ali Mustofa