Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Umat Hindu Jepara Laksanakan Sembahyang Tilem, Panjatkan Doa untuk Dharma dan Kerahayuan

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 22 November 2025 | 17:15 WIB

 

KHIDMAT: Sejumlah umat Hindu di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, melaksanakan sembahyang tilem kemarin malam.
KHIDMAT: Sejumlah umat Hindu di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, melaksanakan sembahyang tilem kemarin malam.
JEPARA – Umat Hindu di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, menggelar sembahyang Tilem di sejumlah pura setempat. Termasuk di Pura Manggala Dharma kemarin malam.

Prosesi sembahyang berlangsung khidmat dengan partisipasi umat yang hadir untuk melaksanakan persembahyangan bersama.

Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Hindu Kabupaten Jepara Totok Harmanto menyampaikan, sembahyang Tilem merupakan persembahyangan pada momen bulan gelap atau saat bulan tidak tampak.

Menurutnya, Tilem menjadi waktu yang tepat bagi umat untuk merenung, menyucikan diri, serta memohon bimbingan spiritual.

”Tilem itu bulane hilang. Dalam kegelapan, kami berada pada titik nol, sehingga bisa melihat diri dengan kejernihan,” ujarnya kemarin.

Totok menjelaskan, sembahyang Tilem rutin dilaksanakan setiap setidaknya 15 hari sekali.

Kemudian 15 hari setelahnya juga dilakukan sembahyang purnama.

”Kalau bulan gelap kami diajak untuk merenung. Sedangkan saat bulan terang menjadi simbol cahaya. Keduanya mengajarkan keseimbangan,” sebutnya.

Dia menjelaskan, sembahyang Tilem mengandung makna pembersihan diri, introspeksi, sekaligus memohon perlindungan dari kekuatan negatif.

Umat biasanya melaksanakan puja bhakti dan ritual penyucian lahir batin.

”Harapannya, pada momen gelap ini, kami bisa menyiapkan diri menghadapi zaman. Dalam keheningan, kami diajak berpikir dan memantapkan diri pada dharma,” tuturnya.

Totok berpesan khusus kepada umat, agar memanfaatkan momen suci Tilem untuk meningkatkan kesucian diri, memperkuat pengendalian diri, serta memohon ke rahayuan bagi seluruh makhluk.

”Mari pada momen Tilem ini, kita sucikan diri dan memohon bimbingan, agar senantiasa memeroleh limpahan dharma dan kerahayuan,” imbuhnya. (fik)

Editor : Ali Mustofa
#purnama #jepara #sembahyang #Dharma #umat hindu #spiritual #pura