Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dapat Dukungan Menteri Fadli Zon, Bupati Jepara Siapkan Pameran Ukir Bertaraf Global

M. Khoirul Anwar • Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:24 WIB

SOLID: Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Bupati Jepara Witiarso Utomo.
SOLID: Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Bupati Jepara Witiarso Utomo.

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tengah menyiapkan langkah besar untuk mengangkat seni ukir khas daerahnya ke panggung nasional dan internasional.

Melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud), Jepara berencana menggelar pameran tunggal seni ukir bertaraf global yang akan menampilkan karya terbaik dari para maestro ukir Bumi Kartini.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenkebud, Jakarta, pada Selasa (14/10/2025).

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM Sridana Paminto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ali Hidayat, serta Ketua Himpunan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Jepara Hendra Sasmita.

Bupati Witiarso, atau akrab disapa Mas Wiwit, menjelaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang glorifikasi seni ukir Jepara sebagai karya seni bernilai tinggi.

“Kami ingin menampilkan sejarah panjang ukiran Jepara, termasuk motif Ratu Kalinyamat dan R.A. Kartini, sekaligus karya-karya kontemporer,” ujarnya.

Menurutnya, pameran ini akan menyajikan berbagai karya mulai dari instalasi kayu, kanvas, furnitur, hingga patung bertema ukir khas Jepara.

Salah satu karya yang disiapkan adalah ukiran monumental Ratu Kalinyamat serta ragam karya ukir kontemporer yang merepresentasikan semangat zaman modern tanpa meninggalkan akar tradisi.

Tak hanya seni ukir, acara ini juga akan menampilkan kesenian khas Jepara, menegaskan bahwa budaya daerah ini tidak hanya kuat dalam kriya, tetapi juga dalam ekspresi musik dan tari.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai, ukiran Jepara memiliki nilai lebih dari sekadar kerajinan, melainkan karya seni yang layak diangkat di panggung dunia.

“Ukiran Jepara sering dianggap kerajinan karena sifatnya masif. Padahal pada level tertentu, seni ukir Jepara harus diakui sebagai karya seni,” ujar Fadli.

Selain mendukung pameran, Menteri juga menyampaikan apresiasi atas rencana pengalihan fungsi Pendapa Kabupaten menjadi Museum R.A. Kartini Jepara, yang diharapkan menjadi pusat literasi sejarah dan budaya kota ukir.

Pemkab Jepara juga tengah menyiapkan dokumentasi maestro ukir lokal dalam bentuk video dan biografi untuk memperkenalkan jejak para seniman besar Jepara, termasuk maestro ukir legendaris “Macan Kurung”.

Dalam kesempatan itu, turut dibahas usulan kerja sama internasional (join nomination) antara Pemerintah Indonesia dan Bosnia-Herzegovina agar ukiran Jepara diakui sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.

Selain pameran ukir, Bupati Witiarso juga menyampaikan kesiapan pelaksanaan Festival Musik Tradisi di Pantai Kartini Jepara yang akan digelar pada 14–16 November 2025, dan dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan bersama jajaran.

“Harapannya, melalui kolaborasi ini, seni dan budaya Jepara dapat tampil di panggung dunia, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat,” tutup Bupati.

Editor : Ali Mustofa
#jepara #bupati #pameran #witiarso utomo #fadli zon #ukir #Menteri Kebudayaan