JEPARA - Ribuan warga Desa Bumiharjo dan masyarakat sekitar Jepara pada umumnya, berbondong-bondong mengunjungi Pantai Congok Kebo Dukuh Waden Desa Bumiharjo Kecamatan Keling.
Mereka bersama anggota keluarga ingin berlibur ke pantai sembari menyaksikan layang-layang berukuran raksasa diterbangkan ke langit luas.
Tua, muda, anak-anak tak ingin ketinggalan acara tersebut.
Kegiatan Festival Layang-layang itu diselenggarakan oleh Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi) Kabupaten Jepara bekerja sama dengan pihak desa setempat.
Pada saat yang sama, juga terdapat Guest Star pelayang internasional, Wieslaw Gwizdala dari Polandia.
Yang menjadi ikon dalam penerbangan layang-layang tersebut, ialah layangan naga raksana yang berekor panjang.
Termasuk layangan dengan ukuran tanggung seperti layangan pada umumnya hingga tokoh-tokoh kartun atau jenis inflatable menghibur para pengunjung.
Ketua Panitia Acara Ari Adi Prasetyo menyampaikan bahwa acara digelar dari siang hingga sore.
"Istilahnya Mabar (main bareng) termasuk mempromosikan tempat wisata yang ada di desa kami," ungkapnya Senin (18/8).
Menurutnya, terdapat sekitar 30 pelayang yang termasuk dari komunitas lain.
Untuk layangan naga raksasa sendiri terdapat 4, layangan yang berukuran sedang 3 dan kecil 4.
Belum lagi layangan inflatable seperti tokoh Superman, Panda, dan sejenisnya.
"Layangan naga raksasa sendiri punya ekor hingga 100 meter. Total pengunjung sekitar 3000-an," ucapnya.
Camat Keling Lulut Andi Ariyanto menyampaikan aspirasi. Lantaran Festival Layang-Layang di Pantai Congok Kebo, Desa Bumiharjo dapat digelar oleh Punggawa Kowaden Official dengan meriah.
Sebelumnya, pada Oktober tahun 2024 lalu, Festival Layang-layang Ketiga juga dihelat di Pesisir Pantai Empu Rancak, Mlonggo, Jepara.
Festival kali ini diadakan sebagai komitmen untuk meningkatkan pariwisata lokal dan melestarikan budaya.
"Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan memperkenalkan keindahan Pantai Congok Kebo kepada wisatawan." tanggapnya.
Pantai Congok Kebo sendiri terkenal dengan keindahan alamnya yang masih alami, seperti hamparan rumput savana yang luas dan spot sunset yang spektakuler.
"Pantai Congok Kebo menawarkan pemandangan yang memukau saat matahari terbenam. Event ini bagian dari promosi dan harapannya mendongkrak geliat wisata dalam kota," tandasnya.(fik)
Editor : Ali Mustofa