RADAR KUDUS - Warga Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, dikejutkan dengan fakta baru dalam kasus predator seksual yang menjerat Safiq bin Zainal Abidin.
Pria berusia 21 tahun itu bukan hanya ditangkap karena menjadi pelaku kejahatan seksual terhadap 31 perempuan remaja, tapi juga ternyata menyandang gelar "habib" dan merupakan keturunan keluarga Alaydrus yang dikenal memiliki garis nasab hingga Nabi Muhammad SAW.
Penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah di rumah pelaku pada Rabu, 30 April 2025, mengungkap fakta mencengangkan
Baca Juga: Predator Se*sual Jepara Ternyata Seorang Habib? Ini Faktanya
Saat aparat melakukan penggeledahan, sejumlah warga tampak menyebut Safiq dengan sebutan "Habib". Panggilan tersebut lazim digunakan untuk menyapa keturunan Nabi Muhammad, terutama dari jalur cucunya, Hasan bin Ali.
Penelusuran mendalam membenarkan bahwa nama lengkap pelaku adalah Safiq bin Zainal Abidin Alaydrus.
Ia berasal dari marga Alaydrus, sebuah garis keturunan yang memiliki akar sejarah kuat di wilayah Hadhramaut, Yaman.
Marga ini dikenal sebagai bagian dari kelompok Sadah Al Alawiyyin yang selama berabad-abad telah menyebarkan Islam ke berbagai penjuru dunia, termasuk ke Nusantara.
Keturunan Ulama Besar, Tapi Terjerat Kasus Kejahatan Seksual
Ironisnya, meski berasal dari trah terhormat, Safiq justru terlibat dalam kasus kejahatan seksual dengan jumlah korban yang mencengangkan.
Dari hasil penyidikan sementara, korban diketahui berjumlah 31 orang dengan rentang usia 12 hingga 18 tahun.
Pelaku menjalankan aksinya dengan modus manipulatif. Ia meminta korban untuk mengirimkan dokumentasi pribadi dalam bentuk foto atau video tak senonoh.
Baca Juga: Terungkap, Predator Se*sual Jepara Ternyata Seorang Habib, Ini Marganya!
Setelah itu, korban diancam akan dipermalukan jika tidak menuruti permintaan pelaku.
Kasus ini menyita perhatian publik, bukan hanya karena jumlah korbannya yang banyak dan masih di bawah umur, tetapi juga karena status sosial pelaku yang ternyata merupakan bagian dari keluarga habib yang dihormati.
Jejak Marga Alaydrus di Indonesia
Dihimpun dari berbagai sumber, marga Alaydrus memiliki sejarah panjang di Indonesia. Nama ini pertama kali disematkan kepada Abdullah bin Abu Bakar bin Abdurrahman Assegaf, tokoh agama terkemuka dari kota Tarim, Hadhramaut.
Gelar tersebut diberikan oleh sang kakek, seorang ulama besar bernama Al Habib Abdurrahman Assegaf.
Baca Juga: Fun Fact, Predator Se*sual Jepara Ternyata Seorang Habib, Apa Marganya?
Di Indonesia, marga ini dikenal lewat figur-figur ulama ternama seperti Habib Husain bin Abu Bakar Al-Aydrus alias Habib Luar Batang dari Jakarta. Tokoh lain seperti Habib Novel Alaydrus dan Ustadzah Halimah Alaydrus juga berasal dari garis keluarga yang sama.
Keluarga besar Alaydrus diketahui menyebar ke berbagai daerah di Nusantara melalui gelombang migrasi ulama dan pedagang dari Yaman sejak ratusan tahun lalu. Mereka menetap, menyebarkan Islam, dan ikut membangun struktur sosial masyarakat lokal, termasuk di tanah Jawa. (*)
Editor : Ali Mustofa