RADAR KUDUS - Penyelidikan kasus predator seksual dengan korban remaja yang menyeret nama Safiq bin Zainal Abidin memasuki babak baru dengan terungkapnya sejumlah fakta menarik di tengah penggeledahan rumah pelaku.
Warga sekitar yang mengenal Safiq justru memanggilnya dengan sebutan "Habib", gelar yang selama ini identik dengan keturunan Nabi Muhammad SAW.
Penggeledahan dilakukan oleh tim dari Polda Jawa Tengah pada Rabu, 30 April 2025, di rumah pelaku yang berlokasi di Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Terungkap, Predator Se*sual Jepara Ternyata Seorang Habib, Ini Marganya!
Dalam proses itu, warga menyebut pelaku sebagai "Habib Safiq", sebuah panggilan kehormatan yang tak biasa disematkan pada tersangka pelaku kejahatan seksual.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, terungkap bahwa nama lengkap tersangka adalah Safiq bin Zainal Abidin Alaydrus.
Nama belakangnya, Alaydrus, menandakan bahwa ia berasal dari salah satu marga keturunan Nabi Muhammad SAW yang cukup dikenal di Indonesia.
Polda Jateng Tetapkan Habib Safiq sebagai Tersangka
Pihak kepolisian sebelumnya telah menetapkan Safiq sebagai tersangka dalam kasus predator seksual dengan jumlah korban mencapai 31 orang, mayoritas remaja perempuan berusia antara 12 hingga 18 tahun.
Modus yang digunakan tergolong manipulatif. Safiq meminta para korban mengirimkan dokumentasi pribadi berupa foto dan video dalam kondisi tidak berpakaian.
Setelah itu, ia mengancam akan menyebarkan konten tersebut apabila keinginannya tidak dipenuhi. Polisi mendalami kemungkinan adanya korban tambahan dan jaringan lain dalam kejahatan ini.
"Korban rata-rata masih berusia sekolah. Pelaku memanfaatkan bujuk rayu, manipulasi psikologis, hingga ancaman," ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Satake Bayu, dalam konferensi pers.
Baca Juga: Fun Fact, Predator Se*sual Jepara Ternyata Seorang Habib, Apa Marganya?
Siapa Marga Alaydrus?
Nama Alaydrus bukanlah nama asing dalam sejarah Islam di Indonesia. Marga ini merupakan bagian dari kelompok Sadah Al Alawiyyin, yakni keturunan Nabi Muhammad SAW melalui cucunya, Hasan bin Ali.
Mereka berasal dari wilayah Hadhramaut, Yaman, dan dikenal luas sebagai kelompok ulama serta penyebar Islam yang menapaki wilayah India hingga Nusantara.
Salah satu tokoh sentral dalam marga ini adalah Abdullah bin Abu Bakar bin Abdurrahman Assegaf, yang pertama kali menyandang nama Alaydrus. Ia lahir di Tarim, Hadhramaut, pada 811 Hijriah.
Dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia, keturunan Alaydrus memainkan peran penting. Tokoh seperti Habib Husain Luar Batang di Jakarta dan Habib Novel Alaydrus di Solo dikenal sebagai pemimpin keagamaan yang dihormati.
Bahkan hingga kini, marga Alaydrus masih menjadi bagian dari jaringan ulama yang aktif dalam dakwah dan pendidikan Islam.
Baca Juga: Miris! Seluruh Korban Predator Se*sual asal Jepara Ternyata Anak di Bawah Umur
Migrasi mereka ke Indonesia terjadi bersamaan dengan gelombang pedagang dan ulama dari Hadhramaut yang datang melalui jalur laut dan menetap di berbagai kota pelabuhan seperti Surabaya, Semarang, dan Batavia. (*)
Editor : Ali Mustofa