JEPARA – Warga RT 4/RW 1 Desa Dongos, Kecamatan Kedung, dikejutkan dengan ambruknya rumah milik Nur Rohim (21) pada Senin (8/4) siang.
Bagian atap rumah tiba-tiba runtuh tanpa ada hujan maupun angin kencang sebelumnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
Baca Juga: Bupati Jepara Mulai Program Ngantor di Desa, OPD Ikut Diboyong
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, melalui Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Ali Wibowo, mengungkapkan bahwa timnya langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.23 WIB. Saat kejadian, cuaca di sekitar lokasi cukup cerah.
Dugaan kuat, rumah ambruk karena struktur bangunan yang sudah lapuk, terutama pada bagian atap yang terbuat dari kayu,” jelas Bowo, sapaan akrab Ali Wibowo.
Akibat kejadian tersebut, Nur Rohim untuk sementara mengungsi ke rumah kerabatnya.
Baca Juga: Kirab Pataka Kartini 2025 Resmi Digelar, Pemkab Rembang Siap Meriahkan Peringatan
Menurut Bowo, rumah tersebut tergolong tidak layak huni dan sangat membahayakan jika tetap ditempati.
“Beberapa kebutuhan mendesak perlu segera disalurkan, mulai dari logistik hingga bantuan untuk renovasi rumah,” tambahnya.
BPBD Jepara berencana memberikan penanganan lanjutan untuk membantu korban, termasuk kemungkinan memasukkan rumah tersebut ke dalam program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (*)
Editor : Mahendra Aditya