JEPARA – Ratusan umat Katolik di Kabupaten Jepara menggelar Misa Minggu Palma di komplek Gereja Stella Maris Jepara kemarin.
Kegiatan tersebut sebagai salah satu rangkaian perayaan Paskah yang akan jatuh pada Minggu (20/4) mendatang.
Acaranya diawali dengan pemberkatan pohon palem yang dipimpin Romo Tirta Dewantara di area komplek sekitaran gereja.
Dilanjutkan arak-arakan berkeliling gereja dan ditutup dengan ibadah misa di dalam gereja.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga sekitar pukul 09.30 WIB.
Romo Tirta Dewantara menjelaskan, sebelum Paskah terdapat istilah yang dinamakan Pekan Suci. Itu dimulai kemarin dan diawali dengan istilah Minggu Palm.
Ibadah tersebut untuk mengenang apa yang dilakukan oleh umat terdahulu di zaman Yesus Kristus.
Setelah menggelar ibadah Minggu Palma itu, umat Katolik telah memulai pekan suci yang puncaknya berupa perayaan Paskah pada Minggu (20/4) mendatang.
Selama pekan suci tersebut berlangsung, akan ada berbagai kegiatan ibadah yang dijalani para umat Katolik.
Yaitu Kamis (17/4) mendatang akan menggelar misa Kamis Putih. Itu untuk mengenang ketika Yesus Kristus menggelar ekaristi.
”Dia berkumpul dengan muridnya, makan bersama. Makan malam terakhir. Karena setelah itu Yesus Kristus akan dibunuh atau disalib pada Hari Jumat,” papar Romo Tirta.
Setelah upacara Kamis Putih, umat Katolik akan mengikuti upacara Jumat Suci pada Jumat (18/4). Itu untuk mengenang ketika wafatnya Yesus Kristus.
Puncaknya, pada Minggu (20/4) akan digelar upacara Paskah di Gereja Stella Maris jepara.
”Itu dikatakan Yesus bangkit. Kami berkati sebagai Hari Paskah,” tandas Romo Tirta. (rom)
Editor : Ali Mustofa