JEPARA - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) INDIVIDU UNISNU XVIII telah menjalin kemitraan dengan As Shihab Rebana untuk mengembangkan inovasi desain rebana modern.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memadukan tradisi dan kreativitas dalam pembuatan rebana, sehingga menghasilkan produk yang tidak hanya mempertahankan nilai budaya, tetapi juga menarik minat generasi muda.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah penerapan motif ukir khas Kabupaten Jepara pada rebana. Motif-motif ini terinspirasi dari ikon-ikon daerah setempat, seperti flora dan fauna, yang diadaptasi ke dalam desain ukiran rebana.
Proses pengembangan motif ini melibatkan penelitian mendalam dan kolaborasi antara pengrajin lokal dengan Pengabdi KKN, memastikan bahwa setiap desain mencerminkan identitas budaya Gresik.
Selain inovasi dalam motif ukir, kolaborasi ini juga memperkenalkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Penggunaan oven khusus, misalnya, mampu mempercepat proses pengeringan kulit dan kayu rebana, mengurangi waktu pengeringan dari 4-5 jam menjadi 2-3 jam.
Hal ini memungkinkan peningkatan kapasitas produksi tanpa mengorbankan kualitas.
Inovasi lainnya mencakup pembuatan bingkai pemasangan kulit rebana dan mesin amplas yang lebih kokoh, yang dirancang untuk membantu proses pembuatan rebana secara lebih efisien.
Dengan adanya alat-alat ini, pengrajin dapat meningkatkan produksi hingga dua kali lipat dan menghasilkan produk dengan kualitas pengampelasan yang lebih baik.
Di sisi pemasaran, As Shihab Rebana bersama tim KKN memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Melalui media sosial, situs web, dan platform e-commerce, mereka mempromosikan produk rebana dengan menampilkan video tutorial bermain rebana dan aktivitas komunitas terkait.
Strategi ini berhasil menarik minat generasi muda dan meningkatkan permintaan terhadap produk rebana lokal.
Kolaborasi antara KKN INDIVIDU XVIII dan As Shihab Rebana ini membuktikan bahwa inovasi dalam desain dan proses produksi, serta pemanfaatan teknologi digital, dapat melestarikan seni tradisional sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar modern.
Editor : Noor Syafaatul Udhma