Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hasil Akhir Kolaborasi KKN Individu II Unisnu Jepara dengan Mitra UMKM Keripik Talas Milik Bu Asiati di Desa Damarwulan

Redaksi • Rabu, 5 Maret 2025 | 21:15 WIB
Photo
Photo

JEPARA - Usaha keripik talas milik Bu Asiati di Desa Damarrwulan berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Individu Angkatan XVIII dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara untuk meningkatkan produksi dan kualitas keripik talas.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari program KKN yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi, mendorong ekspansi pasar dan meningkatkan pemahaman pemasaran.

Mahasiswa KKN yang terdiri dari satu mahasiswa yakni KKN Individu II ini akan membantu usaha keripik talas dalam meningkatkan produksi dan kualitas keripik talas.

"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan mahasiswa KKN. Mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu kami meningkatkan produksi dan kualitas keripik talas," kata Bu Asiati (Pemilik Mitra UMKM).

Mahasiswa KKN akan membantu usaha keripik talas dalam beberapa aspek.

Seperti pengembangan packaging produk, pembuatan logo produk, pemberian varian rasa baru pada keripik talas dan pemasaran produk di beberapa platfrom media.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu usaha keripik talas meningkatkan produksi dan kualitas keripik talas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan umkm dan mengembangkan potensi lokal," kata Muzar (Mahasiswa KKN).

Selama 40 Hari Mahasiswa KKN mendampingi usaha keripik talas Bu Asiati baik ikut serta dalam proses produksi dari pengupasan kulit ubi talas, pemotongan ubi menjadi bentuk yang tipis-tipis, penggorengan hingga pengemasan.

Namun sempat terjadi kendala sulitnya mendapatkan bahan baku ubi talasnya hampir selama 40 hari dari masa pendampingan dari Mahsiswa KKN.

Dari permasalahan tersebut Mahasiswa KKN ikut membantu mencari bahan baku ubi talasnya hingga pada akhirnya mendapatkan bahan baku ubi talasnya mendekati masa pendampingan berakhir.

Menurut Bu Asiati, sulitnya mendapatkan bahan baku ubi talas juga berpengaruh pada tertundanya pengiriman pada pesanan keripik talas yang sudah masuk.

Setelah mendapatkan bahan baku ubi talas, Mahasiswa KKN ikut membantu dalam produksi keripik talas sampai tahap akhir pemberian varian rasa baru seperti rasa Balado, Baberque dan original, pemberian logo produk pada kemasan dan pemasaran produk.

Yang dulunya tampilanproduk keripik talasnya belum ada varian rasa dan logo produknya sekarang sudah terlihat menarik dan berbeda. (*)

Editor : Ali Mustofa
#umkm #jepara #mahasiswa #Kripik Talas #kkn unisnu #potensi lokal