RADAR KUDUS - Kabupaten Jepara untuk pertama kalinya mengirimkan wakilnya ke ajang Paralimpiade, sebuah peristiwa bersejarah yang menginspirasi dan menyenangkan seluruh masyarakat Jepara.
Subhan, seorang pemuda berbakat, akan mewakili Indonesia dan Jepara sekaligus dalam Paralimpiade Paris 2024, sebuah pencapaian yang tidak hanya penting bagi dirinya pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi Jepara.
Subhan menjadi salah satu dari 29 atlet yang terpilih mewakili Indonesia di ajang olahraga internasional paling bergengsi bagi penyandang disabilitas ini.
Baca Juga: Andre Rosiade Curiga Pratama Arhan hanya Dijadikan Alat Marketing Suwon FC, Ini Alasannya
Keikutsertaan Subhan di Paralimpiade Paris merupakan momen bersejarah bagi Kabupaten Jepara, yang untuk pertama kalinya mengirimkan atlet ke ajang tersebut.
Sebelum kepergiannya, Subhan mendapatkan penghargaan dari pemerintah Kabupaten Jepara sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya yang gemilang.
Pada bulan Oktober tahun lalu, Subhan berhasil menyumbangkan medali emas dan perunggu di ajang Asian Para Games yang berlangsung di Tiongkok.
Prestasi ini menjadi pijakan penting dalam olahraga yang membawa Subhan menuju Paralimpiade.
Dalam sebuah acara yang diadakan di kantor Bupati Jepara, Subhan secara resmi dilepas oleh Pejabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta, untuk berangkat ke Paris pada 20 Agustus mendatang.
Baca Juga: Dokter Tirta Cerita Kultur Bullying di Kedokteran hingga Kasus Bunuh Diri Mahasiswa
Penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp 60 juta juga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai bentuk dukungan atas perjuangan dan dedikasi Subhan.
Rasa bangga dan haru perasaan Subhan.
“Saya sangat bangga bisa mewakili Jepara dan Indonesia di Paralimpiade Paris. Ini adalah kesempatan yang luar biasa, dan saya akan berjuang dengan keahlian tenaga untuk memberikan yang terbaik,” ujar Subhan.
Di Paralimpiade Paris 2024, Subhan akan berlaga di cabang olahraga bulutangkis, khususnya di nomor tunggal putra dan ganda campuran.
Dalam nomor campuran ganda, ia akan berpasangan dengan Rina Marlina, seorang atlet asal Jawa Barat yang juga memiliki prestasi gemilang.
Pasangan ini saat ini menempati peringkat pertama dunia di nomor ganda campuran, sebuah pencapaian yang tidak hanya luar biasa, tetapi juga menjadi tiket emas bagi mereka untuk berlaga di Paralimpiade.
"Penentuan ini berdasarkan peringkat dunia. Alhamdulillah, kami berhasil mempertahankan peringkat pertama dan bisa mewakili Indonesia di Paralimpiade," ungkap Subhan penuh semangat.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara, Syamsul, mengungkapkan rasa bangganya terhadap Subhan.
“Subhan adalah satu-satunya atlet asal Jepara yang berpartisipasi di Paralimpiade Paris. Dari Jawa Tengah, ada 16 atlet yang akan berlaga, dan kami berharap Subhan dapat memberikan prestasi yang memuaskan bagi Indonesia dan Jepara,” kata Syamsul.
Di sisi lain, dukungan penuh dari masyarakat Jepara terus mengalir.
Baliho besar yang menampilkan wajah Subhan kini terpampang di tujuh titik strategis di kota tersebut, seperti Tugu Kartini, perempatan SMK N2 Jepara, Perum Tahunan, hingga Pasar Kalinyamatan.
Baliho ini bukan sekedar bentuk apresiasi atas prestasi Subhan, namun juga wujud dukungan moral dari masyarakat Jepara untuk atlet yang akan berlaga di Paralimpiade.
Subhan telah mempersiapkan diri dengan matang untuk ajang ini.
Wakil Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jepara, Miftahul Faizin, menjelaskan bahwa Subhan akan bertanding di klasifikasi SH 6 pada cabang olahraga Para Bulutangkis, dengan fokus pada nomor Tunggal Putra dan Ganda Campuran.
Baca Juga: CATAT! Jadwal Lengkap, Cabor dan Atlet Indonesia Paralimpiade Paris 2024.
“Subhan telah menjalani berbagai program pelatihan intensif selama enam bulan terakhir untuk memastikan dia dalam kondisi terbaik saat bertanding di Paralimpiade,” jelas Faizin.
Ketua NPCI Jepara, Asrori, menegaskan bahwa dukungan masyarakat sangat penting untuk membangkitkan semangat Subhan menjelang Paralimpiade Paris 2024.
“Subhan adalah inspirasi bagi semua, terutama bagi penyandang disabilitas di Jepara. Baliho ini adalah simbol bahwa seluruh masyarakat Jepara yang berada di belakangnya, memberikan dukungan penuh agar dia bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Asrori.
Selain itu, Asrori berharap prestasi Subhan bisa memotivasi generasi muda di Jepara untuk terus berprestasi, meski dari segala keterbatasan.
Subhan telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih mimpi. Semoga semangatnya bisa menginspirasi kita semua, tambahnya.
Di ajang Paralimpiade Paris 2024, Subhan akan menjadi salah satu Andalan Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Subhan bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali untuk mengharumkan nama Indonesia serta Jepara di kancah internasional. (ury)
Editor : Noor Syafaatul Udhma