RADAR KUDUS– Mal Pelayanan Publik (MPP) Ratu Kalinyamat yang berada di gedung OPD bersama Kabupaten Jepara saat ini memiliki 24 gerai. Seluruh gerai itu terisi penuh dengan pelayanan yang dibuka beragam instansi.
Hanya saja, tidak semua gerai yang dibuka instansi tersebut buka tiap waktu. Bahkan, ada toko yang jarang dibuka. Hal ini membuat Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jepara selaku pengelola MPP dilema.
Baca Juga: Marak Judi Online, Pemkab Jepara Terbitkan Surat Edaran dan Gencarkan Patroli Siber
Baca Juga: Banyaknya Warga Jepara Jadi Korban Judi Online, Rela Jual Empat Motor hingga Sertifikat Tanah
Pasalnya, hal itu membuat hunian pengunjung di MPP tampak sepi. Di sisi lain, itu membuat instansi yang ingin membuka gerai di MPP menjadi kendati, jumlahnya terbatas.
Sementara instansi yang telah membuka gerai di sana tidak dapat serta merta dialihkan.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Perpanjangan PPDB SMP di Jepara, Ini Alasannya
Baca Juga: KPP Pratama Jepara Gelar Tax Gathering sekaligus Beri Penghargaan Wajib Pajak
Kepala DPMPTSP Jepara Eriza Rudi Yulianto melalui Kabid PTSP M. Zainul Arifin pun mengakui bahwa hal itulah yang menjadi kendala selama ini, berupa keaktifan dari gerai-gerai yang ada.
”Karena selama ini terkenal ya agak sepi dari segi pelayanan. Sepi ini memang tahunya masyarakat di sana tidak ada personil, itu satu. Kedua, memang benar-benar dia fokus pada intansi induknya,” katanya kemarin.
Baca Juga: Tegas! Pemkab Jepara Ancam ASN yang Terlibat Judi Online, Ini Sanksinya
Baca Juga: Asyik, Tak Lama Lagi BRT Rute Semarang-Jepara Segera Terhubung, Begini Kata Pemkab
Sebab itu, ia pun berharap terhadap pengelola gerai-gerai yang ada di MPP Jepara, kalau memang di gerai tersebut dianggap kosong dan tidak ada lagi pelayanan, bisa segera memberitahu Pemkab Jepara dengan surat resmi.
”Kepada Bupati Jepara, atau Kepala DPMPTSP untuk segera mengambil sikap. Apakah menarik diri atau bagaimana,” papar Arifin.
Sebab itu, pihaknya pun menggelar evaluasi tiap semester. Itu untuk mengoptimalkan hunian dan layanan yang ada di MPP.
Dari keterangannya, dalam waktu dekat ini pun akan ada layanan baru yang dibuka di MPP Jepara.
Baca Juga: PAD di Jepara Tak Terdongkrak Meski Reklame Parpol Merebak, Nilainya Cuma Segini!
”Salah satunya dari Pegadaian. Artinya, kalau dari teman-teman BUMN dan BUMD masuk ke sini, artinya kami berharap nanti kehidupan di MPP bisa makin bergairah. Artinya kami tidak keberatan dengan yang kemarin jadi andalan kami, seperti Samsat, Bank Jateng, dan gerai PTSP. Juga Taspen,” tandas Arifin. (rom/nib)
Editor : Noor Syafaatul Udhma