Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengintip Kesiapan Pemkab Jepara Soal Ketersediaan Gas LPG 3 Kilogram Hadapi Momen Lebaran

Moh. Nur Syahri Muharrom • Selasa, 2 April 2024 | 00:30 WIB
JAGA STOK: Pekerja menata tumpukan tabung elpiji melon di salah satu SPBE Kabupaten Jepara belum lama ini.
JAGA STOK: Pekerja menata tumpukan tabung elpiji melon di salah satu SPBE Kabupaten Jepara belum lama ini.

JEPARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara membuka opsi untuk mengajukan tambahan kuota elpiji ukuran 3 kilogram atau jenis melon.

Itu disiapkan untuk menghadapi momen Idulfitri mendatang. Namun, rencana tersebut masih perlu mempertimbangkan kondisi di lapangan terlebih dahulu.

Itu disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara Ferry Yudha Adi Dharma.

Pihaknya menegaskan dalam menghadapi momen Lebaran itu, ketersediaan elpiji terutama jenis melon akan dijaga.

Baca Juga: Dilanda Kebingungan? Lakukanlah 10 Hukum Kebaikan Ini agar Hidup Anda Jadi Bahagia dan Bermakna

”Apabila terdapat kegiatan distribusi ke masyarakat ada tersendat, ya kami akan sampaikan. Paling tidak pihak Pertamina akan mengkaji permohanan dari Pemerintah Kabupaten Jepara. Tetap kami antisipasi, jangan sampai tersendat,” paparnya.

Dengan begitu, ia menjelaskan tak menutup kemungkinan permohonan tambahan kuota elpiji itu akan kembali diajukan saat jelang Lebaran.

”Tetap melihat kondisi di lapangan,” tegas Ferry.

Sebelumnya, Kabupaten Jepara telah mendapat tambahan pasokan elpiji melon di Bulan Maret, bertepatan saat awal Ramadan.

Baca Juga: Mulai Lirik Potensi Pelabuhan Sluke Rembang, Pemprov bakal Tindaklanjuti Reaktivasi Jalur KA ke Pantura Timur

Jumlahnya sekitar 11.200 tabung. Tambahan itu diakomodasikan untuk kebutuhan selama Ramadan.

Diketahui, perharinya Kabupaten Jepara dipasok sekitar 35 ribu tabung elpiji melon dari Pertamina, sementara jumlah kuota yang didapat Jepara tahun ini sekitar 12 juta tabung.

Sementara itu, kondisi di masyarakat saat ini ketersediaan elpiji jenis melon sudah berangsur mudah dicari.

Itu salah satunya dirasakan Adi, seorang warga asal Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo.

Baca Juga: Bahagianya Tujuh Jemaah Dapat Hadiah Umrah saat Ikuti Peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Moetiah Blora

Terakhir, ia sempat kesulitan mencari elpiji jenis itu Selasa (26/3) lalu. Namun, kondisi itu berangsur membaik keesokan harinya. "Di toko dekat rumah sudah datang kiriman lagi,” katanya kemarin.

Meski sudah berangsur mudah dicari, ia masih mengeluhkan harga elpiji melon yang masih mahal.

Di daerahnya, harga pertabung antara Rp 28 ribu hingga 35 ribu. Hal serupa juga dikeluhkan oleh Ulum, seorang warga Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji.

Di daerahnya, elpiji melon sudah mudah dicari. Sebelumnya, dalam mencari elpiji jenis itu, ia harus berkeliling dari satu toko ke toko lain hingga di luar desanya.

Alhamdulillah ini sudah lumayan mudah dicari, tapi di beberapa tempat harganya masih Rp 25 ribu,” ujarnya. (rom/war)

Editor : Ali Mustofa
#jepara #pemkab #gas melon 3 kg #elpiji