KARIMUNJAWA – Kapal yang biasa memuat sembako dari Jepara menuju Karimunjawa mengalami laka laut.
Mesin trouble di tengah jalan, dan kapal mengalami kebocoran.
Sembako yang diangkut turut tenggalam. Laka ini terjadi pada Senin (18/3) sore sekitar pukul 16.00.
Kapal muatan sembako milik Busairi dengan nama kapal pedagang Sumber Makmur harus tenggelam di tengah-tengah laut menuju Karimunjawa dari Jepara.
Kapal tersebut diketahui sangat berperan mengantar sembako warga dari darat menuju kepulauan ketika terjadi badai dan saat musim baratan.
Camat Karimunjawa Mu’adz mengungkapkan, terjadi mati mesin pada kapal tersebut.
“Saat gelombang tinggi, kapal ternyata bocor, dan tiba-tiba mesin trouble. Kapal dicoba start lagi mesinnya tapi air sudah memenuhi kapal," ujarnya.
"Saat terjadi penyelematan, kapal berisi sembako tidak bisa ditarik, talinya putus karena muatan terlalu berat. Sembako akhirnya ikut tenggelam,” jelas Muadz.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam laka ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta.
Saat beroperasi, kapal tidak disertai ijin. Sehingga kerugian tidak dapat ditanggung asuransi.
Atas kerugian ini, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta turut memberikan bantuan uang tunai melalui Baznas dan PMI Jepara.
Bantuan ini diberikan di Kantor Sekretariat Karimunjawa pada Selasa pagi (19/3).
Bantuan yang diberikan dari Baznas Kabupaten Jepara di antaranya uang tunai untuk ABK dan pemilik kapal Rp 10 juta serta pemilik sembako Rp 5 juta
Sementara itu, bantuan dari PMI Jepara untuk pemilik kapal dan ABK Rp 2,5 juta dan pemilik sembako Rp 1,5 juta. (nib/war)
Editor : Noor Syafaatul Udhma