Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Heboh! Macan Muncul di Keling Jepara, Warga: Sudah Mangsa Empat Kambing

Abdul Rokhim • Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:20 WIB
Illustrasi macan muria. (ISTIMEWA)
Illustrasi macan muria. (ISTIMEWA)
JEPARA – Warga Desa Tempur, Keling, heboh dengan kemunculan macan. Bahkan, hewan buas tersebut, telah memangsa empat ternak milik warga.

Jupri, warga Dukuh Kemiren, RT 1/RW 1, Desa Tempur, menceritakan, tetangganya yang bernama Sukijan terpaksa memotong ternaknya pagi hari. Sebab, Sukijan tidak tega melihat sebagian badan ternaknya bekas diterkam macan.

”Ya gimana lagi, nggak tega lihat kambingnya kesakitan. Akhirnya disembelih," jelas Jupri.

Dari foto yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, terlihat badan bagian belakang kambing itu terluka parah. Namun, kambing itu masih bisa berdiri.

Kata Sukijan, saat malam hari ia mendengar suara ternaknya mengembik keras. Awalnya ia mengira kaki-kaki kambingnya terperosok dan terjepit di kandang. Ternyata, ada salah satu kambingnya yang dimangsa macan.

Lebih lanjut, Sukijan juga menyaksikan macan itu melintas. Hewan buwas tersebut berukuran besar. Panjangnya lebih dari satu meter. Warnanya kuning dan hitam.

”Yang ternak (Sukijan, Red) juga lihat. Memang macan. Katanya badannya besar. Dilihat dari bekas taring di badan ternaknya, bekas gigitannya memang besar," jelas Jupri.

Kejadian ini bukan sekali. Bahkan, menurut keterangan warga, sudah empat kali macan memangsa ternak. Akibatnya, sejumlah warga pun harus kehilangan sejumlah kambing.

Tak hanya itu, Warga lain bernama Taso diketahu juga kehilangan dua kambing. Namun ia biarkan. Selanjutnya, macan juga memangsa ayam dan kucing. Ayam tidak diketahui milik siapa. Lalu kambing Dul yang menjadi korban. Terakhir ternak milik Sukijan. Total sudah ada empat kambing warga yang dimangsa. Warga pun merasa sangat dirugikan.

”Bukan pertama kali memang. Kejadiannya mulai sekitar bulan lalu. Selang 15 hari ada lagi. Pernah juga kambing warga yang besar hilang. Ternyata digeret macan sampai ke pinggir sungai. Peternaknya nemu bangkai kambingnya," jelas Jupri.

Carik Desa Tempur Mahfud mengaku, belakangan ini memang warganya diresahkan keberadaan macan. ”Memang sering muncul akhir-akhir ini. Khususnya di dukuh yang berdekatan dengan hutan. Seperti Dukuh Kemiren dan Duplak," jelasnya.

Dia berharap, akan ada penanganan langsung dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Sebab, bila terus dibiarkan dia khawatir macan tersebut akan dibunuh atau ditangkap warga. (nib/lin) Editor : Abdul Rokhim
#jepara #macan tutul #macan muria #macan tutul muria #keling jepara