Salah satunya ada di SPBU Senenan, Tahunan. Papan pengumuman bertuliskan pembelian solar dan pertalite wajib terdaftar di MyPertamina terpampang di depan tempat pengisian solar dan pertalite. ”Kami diberi kesempatan untuk mendata konsumen. Antisipasi bila mulai diterapkan,” terang Sulfa Hariono, Manager SPBU Senenan kemarin.
Dari keterangannya, seluruh SPBU turut dikerahkan dalam membantu input data konsumen ke MyPertamina. ”Targetnya belum ada batasan. Kalau mulainya sejak Kamis (21/7) lalu untuk Jepara,” ungkap Sulfa.
Terkait ketersediaan pertalite di SPBU Senenan, Sulfa mengaku saat ini telah lancar dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Hanya saja, karena adanya perbaikan jembatan di wilayah Demak, ketersediaan pertalite di SPBU Senenan juga sempat tersendat karena pengirimannya terlambat.
Sementara itu Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho menjelaskan prioritas pendaftaran di MyPertamina untuk Jawa Tengah sementara ini ada di Kota Semarang, Kota Surakarta, dan Kabupaten Cilacap. ”Namun, warga di luar kota atau kabupaten tersebut, termasuk Jepara juga bisa mendaftar meski belum prioritas,” jelasnya kemarin.
Pendaftaran tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan QR code yang akan diimplementasikan di SPBU untuk pembelian Pertalite. Pendaftarannya untuk roda empat pengguna Pertalite, roda empat dan lebih dari empat pengguna solar subsidi. Dan nonkendaraan pengguna surat rekomendasi instansi pemerintah daerah terkait. ”Terkait kapan implementasi itu diterapkan di Jepara, akan diinformasikan lebih lanjut. Yang penting daftar dahulu,” tandas Brasto. (rom/war) Editor : Ali Mustofa