Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lestari Moerdijat: Ratu Kalinyamat Bawa Jepara Gapai Kejayaan Maritim

Ali Mustofa • Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:37 WIB
Lestari Moerdijat, Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari (Dok Radar Kudus)
Lestari Moerdijat, Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari (Dok Radar Kudus)
JEPARA – Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) saat ini masih melengkapi berkas pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional. Mulai dari rekomendasi bupati, kajian akademik, hingga dari sisi arkeologi. Keteladanan perjuangan dan kejayaan maritim di bawah kepemimpinan Ratu Kalinyamat menjadi alasan pengajuan gelar pahlawan nasional itu.

Pembina YDBS Lestari Moerdijat, menceritakan, sejak Pangeran Hadirin wafat, takhta Kerajaan Jepara jatuh di tangan istrinya, Ratu Kalinyamat. Sejak saat itu, Ratu Kalinyamat terus membangun dan mengembangkan Kerajaan Jepara hingga terkenal dengan kekuatan maritim dan armada perangnya.

Bahkan disebutkan, puncak kejayaan Kerajaan Jepara terjadi di bawah kepemimpinan Sang Ratu. ”Selama 30 tahun memimpin, Jepara tumbuh menjadi pusat perdagangan dan bandar pelabuhan di Pantai Utara Jawa,” terang perempuan yang akrab disapa Mbak Rerie ini.

Sekitar 1549-1579 pada masa kepemimpinan Ratu Kalinyamat, Jepara menjadi kerajaan dengan kekuatan maritim yang hebat. Hal ini, terbukti Raja Johor di Malaka yang meminta bantuan dan ajakan untuk membantu melawan Portugis.

Ratu Kalinyamat menyambut positif permintaan Raja Johor tersebut. Kemudian mengirimkan ribuan pasukan dan armada perang. Sebab, Portugis dinilai telah sewenang-wenang. ”Selain itu hubungan baik Jepara dan Malaka dan banyaknya warga Jepara yang tinggal di Malaka juga menjadi pertimbangan Ratu Kalinyamat,” ujarnya.

Keberhasilan Ratu Kalinyamat menjadikan Jepara sebagai kota maritim dan pusat perdagangan di pantai utara Jawa, belum membuat sosok Ratu Kalinyamat dikenal publik. Sang Ratu pun belum bergelar sebagai pahlawan nasional. Padahal kiprah dan dedikasinya untuk nusantara terbilang besar.

Melihat hal tersebut, YDBL bekerja sama dengan pemerintah setempat berusaha mengusulkan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat. Untuk itu, YDBL mengajak semua masyarakat Indonesia, khususnya warga Jepara untuk bersama-sama mendukung pemberian gelar kepahlawanan kepada Ratu Kalinyamat. ”Pekan depan ada seminar nasional yang akan membahas kajian terkini tentang Ratu Kalinyamat,” imbuhnya. (lin) Editor : Ali Mustofa
#Ratu Kalinyamat #Lestari Moerdijat #pahlawan nasional #kejayaan maritim