Jembatan Lusi Grobogan Ditutup hingga November, Warga Pilih Nyebrang Sungai Pakai Gethek

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 09:45 WIB
Ilustrasi perbaikan jembatan
Ilustrasi perbaikan jembatan

GROBOGAN – Jembatan Lusi di Desa Putat, Purwodadi, Grobogan, diperbaiki. Dengan begitu, warga harus mencari cara lain untuk tetap bisa beraktivitas.

Selain memutar melalui jalur alternatif, sebagian warga memilih menyeberangi Sungai Lusi menggunakan gethek atau perahu kayu.

Jembatan Lusi Putat ditutup sementara mulai 31 Agustus hingga 28 November nanti. Penutupan dilakukan untuk mendukung pekerjaan rehabilitasi, berupa penggantian lantai jembatan.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten Grobogan BPJ Wilayah Purwodadi Wimas Radit Sumbodo mengatakan, penutupan jembatan yang berada di ruas Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Purwodadi itu, memiliki masa pelaksanaan 120 hari kalender.

Dengan rencana PHO (provisional hand over/serah terima sementara pekerjaan) pada 7 Desember nanti.

Nilai kontrak pekerjaannya, mencapai Rp 2,9 miliar. Pekerjaan ditangani CV Tirta Mulya dengan penanganan utama berupa penggantian lantai jembatan sepanjang sekurang-kurangnya 112,10 meter.

Selain perbaikan jembatan di Jalingkut ini, juga ada pengerjaan perbaikan jalan beton di sejumlah titik ruas. Dengan dana bersumber dari APBD Provinsi.

Dengan nilai kontrak sekitar Rp 1,8 miliar. “Untuk di Jalingkut total ada 106 segmen yang dibongkar dan diganti,” ujar Radit.

Pekerjaan tersebar di beberapa titik Jalingkut. Salah satunya di depan lampu lalu lintas Putat. Tepatnya sekitar KM 58+800. Dengan penanganan tiga segmen.

Kemudian di depan Kafe Maharani-Perdana sekitar KM 59+250 dengan 49 segmen yang ditangani. Lalu, di bawah pohon mindik tepatnya sekitar KM 59+300 dengan 41 segmen yang masuk pekerjaan perbaikan.

Sementara di kawasan Siaga Utama sekitar KM 62+272, penanganan mencakup 16 segmen pada sisi kanan dan kiri jalan.

Total terdapat 106 segmen yang dibongkar dalam proyek ini. Pekerjaan dilakukan dengan membongkar beton rigid yang mengalami kerusakan. Kemudian dicor lagi.

Pengerjaan saat ini sudah berlangsung. Dari keseluruhan segmen yang ditangani, 25 segmen telah selesai dicor. Sedangkan sebagian lain, masih proses dan menunggu umur beton sebelum dapat digunakan.

“Waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 112 hari. Sejauh ini, pengerjaan berjalan lancar dan belum menemui kendala berarti,” imbuhnya. (int/lin)

 

Editor : Ali Mustofa
pekerjaan rehabilitasi jembatan lusi grobogan APBD Provinsi jalur alternatif