Pegawai Lapas Batang Ditemukan Meninggal, Dugaan Jeratan Pinjol dan Judol Masih Didalami

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:47 WIB
Ilustrasi polisi mendalami kasus meninggalnya pegawai lapas Batang diduga terjerat pinjol dan judol (ai)
Ilustrasi polisi mendalami kasus meninggalnya pegawai lapas Batang diduga terjerat pinjol dan judol (ai)

BATANG – Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang berinisial DT (35), warga Kecamatan Blado.

Korban ditemukan meninggal dunia di rumah istrinya yang berada di Desa Kedungmalang, Kecamatan Wonotunggal, pada Jumat (17/7).

Informasi yang beredar menyebut korban diduga mengalami tekanan akibat utang pinjaman online (pinjol) dan kecanduan judi online (judol).

Namun, polisi menegaskan dugaan tersebut masih didalami untuk memastikan penyebab pasti peristiwa itu.

Kapolresta Batang AKBP Veronica melalui Kasatreskrim Polresta Batang IPTU Albertus Sudaryono membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Polsek Wonotunggal dan Polsek Blado dalam proses penanganan kasus.

"Korban merupakan pegawai Lapas Batang. Setelah menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah terkait," kata Albertus.

Berdasarkan keterangan sementara, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang mengajar pada Jumat siang.

Mengetahui suaminya sudah tidak bernyawa, sang istri segera memberi tahu pihak keluarga.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah orang tua korban di Kecamatan Blado atas kesepakatan keluarga.

Polisi menerima laporan setelah proses pemindahan jenazah selesai dilakukan.

Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan Polsek Blado, serta melakukan serangkaian pemeriksaan bersama keluarga korban.

Albertus mengatakan, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan untuk mengungkap latar belakang kejadian tersebut.

Sejumlah anggota keluarga dan rekan kerja korban turut dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

"Kami masih melakukan pendalaman agar penyebab peristiwa ini dapat diketahui secara menyeluruh," ujarnya.

Meski keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan proses hukum.

Kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan sesuai prosedur guna memastikan seluruh fakta terungkap dan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Editor : Ali Mustofa
pegawai laps batang terjerat pinjol aparat kepolisian meninggal dunia