SEMARANG – Ledakan keras terjadi di PT Raw Botanical Nusantara yang berada di Kawasan Industri Candi (KIC), Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026) pagi.
Insiden tersebut mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia, sementara delapan pekerja lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Dentuman yang berasal dari area produksi itu terdengar hingga ke luar kawasan pabrik.
Kuatnya ledakan membuat bangunan bergetar dan memicu kepanikan warga maupun para pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Mun, seorang pedagang makanan yang berjualan tepat di depan pabrik, mengaku terkejut saat mendengar suara ledakan tersebut.
Menurutnya, dentuman hanya terdengar satu kali, tetapi cukup keras hingga membuat barang-barang di lapaknya ikut berguncang.
"Saya sedang menggoreng, tiba-tiba terdengar suara ledakan. Hanya sekali, tetapi sangat keras sampai terasa getarannya. Barang-barang yang ada di atas galvalum juga sampai berjatuhan," ujarnya.
Tak lama setelah kejadian, ia melihat sejumlah korban dievakuasi keluar dari area pabrik menggunakan kendaraan menuju rumah sakit.
Meski menyaksikan proses evakuasi, ia mengaku tidak berani melihat kondisi para korban secara langsung.
"Setelah ledakan, ada beberapa orang dibawa keluar untuk dibawa ke rumah sakit. Saya tidak berani melihat kondisinya karena takut melihat darah," katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan cukup parah di bagian belakang pabrik yang diduga menjadi titik pusat ledakan.
Sejumlah dinding mengalami retak, sementara bercak darah terlihat di beberapa bagian jalur evakuasi dari area produksi menuju bagian depan bangunan.
Warga lainnya, Budiono, mengatakan suara ledakan terdengar sekitar pukul 09.30 WIB.
Mendengar dentuman tersebut, warga sekitar langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban.
"Ledakannya sangat keras. Kami langsung menuju lokasi dan membantu proses evakuasi korban. Mereka yang terluka segera dibawa ke rumah sakit," tuturnya.
Berdasarkan dugaan sementara dari petugas pemadam kebakaran, ledakan dipicu oleh gangguan pada mesin produksi bertekanan tinggi yang mengalami tekanan berlebih hingga akhirnya meledak.
Kuatnya ledakan menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya.
Saat ini area pabrik telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Aparat kepolisian bersama tim terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut, sementara delapan korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Editor : Ali Mustofa