Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkot Semarang Perketat Jalur Silayur dengan Pemasangan Portal

Anita Fitriani • Selasa, 28 April 2026 | 00:25 WIB
Pemasangan Portal di Silayur Ngaliyan, Semarang (Foto: Pemkot Semarang)
Pemasangan Portal di Silayur Ngaliyan, Semarang (Foto: Pemkot Semarang)

 

 

 

SEMARANG —Pemerintah Kota Semarang telah memulai penggunaan portal katrol setinggi 3,4 meter di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, dengan tujuan membatasi pergerakan kendaraan berat, seperti truk tiga sumbu, pada jam-jam padat, sebagai tanggapan cepat atas sejumlah kecelakaan beruntun di area itu.

Portal ini dipasang di daerah Kedungpane, khususnya di depan Toko Cat Djaja Agung di Jalan Semarang–Boja, Kecamatan Mijen, yang merupakan akses utama menuju turunan Silayur yang sering mengalami masalah longsor akibat truk.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari usaha nyata Dishub untuk menurunkan tingkat kecelakaan, terutama setelah kejadian beruntun yang terjadi pada hari Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: Hari Otonomi Daerah 2026, Semarang Ukir Dua Prestasi Tingkat Provinsi dan Nasional

Portal ini berfungsi dengan mekanisme buka-tutup: ditutup mulai jam 05.00 hingga 23.00 WIB untuk menghindari truk melintasi area tersebut saat warga dan siswa beraktivitas, sedangkan pada malam hari dari pukul 23.00 hingga 05. 00 WIB dibuka dengan ketinggian 4 meter agar truk tiga sumbu dapat melintas.

Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, menyebutkan bahwa pembangunan portal dimulai sejak awal April 2026 oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan pemasangan fisik selesai pada malam minggu (26/4/2026).

Di samping portal utama, Pemkot memiliki rencana untuk menambahkan portal di area Jrakah guna mencegah masuknya kendaraan berat dari dalam kota, sehingga lalu lintas truk menuju turunan Silayur bisa lebih terkendali.

Baca Juga: Kantor Travel Umroh di Semarang Digeruduk Calon Jemaah, Keberangkatan Umrah Batal dan Dicurigai Penipuan

Upaya ini menjadi tambahan bagi pembatasan operasional truk yang sebelumnya hanya dilakukan melalui pengawasan di posko dan peringatan kepada perusahaan distribusi.

Agustina Wilujeng menegaskan keseriusan Pemkot dalam menjaga keamanan masyarakat, dengan harapan portal ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan di jalur-jalur perkotaan yang tidak ditujukan untuk menampung beban berat.

Dishub juga melakukan penutupan terhadap empat titik u-turn tetap di area Silayur yang sering menjadi lokasi kecelakaan, sebagai tambahan dari pemasangan portal ini.

Operasional portal ini dengan harapan tidak ada lagi kecelakaan serupa di kawasan tersebut. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#Silayur semarang #berita semarang hari ini #pemkot semarang #portal #ngaliyan semarang