Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

27 Warga Diduga Tertimbun, Pencarian Longsor Banjarnegara Terus Dikebut

Iwan Arfianto • Senin, 17 November 2025 | 19:28 WIB

Photo
Photo
RADAR KUDUS – Upaya pencarian korban longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus dilakukan hingga Senin (17/11/2025).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sekitar 27 warga diduga masih tertimbun material longsoran.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa perkiraan jumlah warga yang belum ditemukan didasarkan pada laporan lapangan dari BPBD Banjarnegara.

“Tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pencarian di area yang tertimbun tanah. Hingga hari ini, diperkirakan 27 orang belum ditemukan,” ujar Abdul.

Baca Juga: Longsor Cilacap: 16 Korban Tewas, 7 Masih Dicari Tim SAR

Kronologi Kejadian

Peristiwa longsor terjadi pada Sabtu (15/11) sore di wilayah Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum.

Hujan deras yang mengguyur sejak siang diduga menyebabkan tebing di atas area pemukiman dan lahan pertanian runtuh.

Material longsor kemudian menimpa beberapa rumah warga serta kawasan persawahan dan perkebunan di sekitar lokasi.

Evakuasi dan Korban

Menurut data sementara, tim penyelamat berhasil menemukan dan mengevakuasi 34 warga yang sempat terjebak di area hutan dekat lokasi longsor.

Selain itu, petugas mencatat dua warga meninggal dunia, dua lainnya mengalami luka-luka, dan lebih dari 800 penduduk mengungsi ke titik-titik aman.

Korban luka telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Banjarnegara serta Puskesmas Pandanarum.

Tempat Pengungsian dan Kerusakan

Warga yang terdampak kini tersebar di tiga tempat pengungsian:

Longsor juga menyebabkan kerusakan terhadap 30 rumah, serta merusak lahan pertanian dan perkebunan milik warga.

Penyebab Longsor

BPBD Banjarnegara menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Desa Situkung menyebabkan tanah yang labil tidak mampu menahan beban air, sehingga memicu longsoran besar.

Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan bantuan alat berat dan anjing pelacak untuk menemukan para korban yang masih hilang.

Editor : Ali Mustofa
#bencana alam #banjarnegara #korban longsor #Pandanarum #bnpb #longsor