Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lagi, Jalur di Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Bikin Truk Guling, Berikut Ini Kronologinya

Zainal Abidin RK • Minggu, 11 Mei 2025 | 02:47 WIB

 

 

Jalur Silayur kembali memakan korban. Kali ini truk molen terguling setelah tak kuat menanjak di jalur tengkorak wilayah Ngaliyan tersebut. Beruntung dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pada pukul
Jalur Silayur kembali memakan korban. Kali ini truk molen terguling setelah tak kuat menanjak di jalur tengkorak wilayah Ngaliyan tersebut. Beruntung dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pada pukul

SEMARANG – Jalur Silayur kembali memakan korban. Kali ini truk molen terguling setelah tak kuat menanjak di jalur tengkorak wilayah Ngaliyan tersebut.

Beruntung dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pada pukul 11.23, itu tidak menimbulkan korban jiwa. Kendaraan yang satu jalur di belakangnya berhasil menghindar. 

Berdasar informasi di lapangan, truk molen bernopol AD 9697 CE ini awalnya melaju dari Ngaliyan ke arah Boja.

Diduga tidak kuat melintasi tanjakan Silayur, truk pun nggelondor hingga terguling hingga melintang menutup jalur.

Muatan adonan semen di dalam molen pun tumpah berceceran. Beruntung tidak mengenai kendaraan lain yang melintas.

Hanya saja kondisi truk yang menutup jalur membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan, mengular kurang lebih satu kilometer. 

Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan mengatur arus lalu lintas.

Proses evakuasi truk memakan waktu cukup lama.

"Untungnya tidak mengenai kendaraan lain.

Di belakang truk ada beberapa motor, satu mobil dan satu truk, semua kendaraan itu berhasil menghindar dengan banting stir," ungkap Ali Imron, saksi mata di lokasi kejadian, Jumat (9/5).

"Untung siang hari, pas sepi kendaraan. Kalau sore hari saat jam sibuk, bisa jadi ada korban. Di sini rawan, sering terjadi kecelakaan. Seminggu ini sudah ada tiga kali kejadian," imbuh Imron.

Sementara, Sopir truk, Nurrohman mengatakan, saat melintasi tanjakan Silayur, tepatnya depan makam atau SD Ngaliyan 5, truk tak kuat menanjak.

Ia pun berusaha menahan laju truk yang mundur, namun rem tak berfungsi.

"Ada suara angin rem. Saya berusaha oper gigi agar kuat naik. Ternyata sudah tidak bisa dioper. Saya lalu turun dari truk untuk berusaha mengganjal ban truk," ungkapnya 

Namun upaya tersebut tidak berhasil.

Truk melaju mundur semakin kencang. Nurrohman pun tak bisa berbuat apa-apa, hanya pasrah melihat truk berjalan mundur sebelum berhasil mengganjal roda.

"Saya kejar truk tapi ya nggak bisa berbuat apa-apa, cuma bisa teriak teriak minggir-minggir. Truk mundur jauh, ya kurang lebih sekitar 200 meteran, sampai di lokasi terguling," pungkasnya. (mha/zal)

 

Editor : Zainal Abidin RK
#lalu lintas #jalur tengkorak #semarang #rem blong #ngaliyan