RADAR KUDUS - Saat sempat viral karena kasus bunuh diri dokter PPDS di RS Kariadi, sejumlah mahasiswa baru Universitas Diponegoro juga mengalami keracunan saat ospek.
Manajer Layanan Terpadu dan Humas Universitas Diponegoro (UNDIP), Utami Setyowati menyatakan, Undip menanggung semua biaya perawatan mahasiswa yang mengalami diare karena indikasi keracunan saat ospek.
“Semua biaya perawatan baik rawat jalan maupun rawat inap ditanggung oleh Sekolah Vokasi Undip,” jelas Utami.
Baca Juga: Undip Semarang Bantah Mahasiswinya Bunuh Diri karena Perundungan, Ini Penjelasannya
Sebelumnya diberitakan, para siswa baru Sekolah Vokasi mengalami gangguan kesehatan (diare) setelah menyantap makanan saat masa pengenalan atau ospek pada Kamis (15/8/2024).
Diketahui, mereka yang keracunan mengalami diare pada hari pertama Ospek, yakni Senin (14/8/2024) lalu dilarikan ke RS secara berkala.
Setelah adanya laporan keracunan tersebut, ia menyebut panitia kegiatan segera bertindak dengan memberikan bantuan.
Total ada 11 orang yang dibawa ke rumah sakit Roemani untuk mendapatkan perawatan—demikian sebagaimana diberitakan Jawa Pos Radar Semarang .
Baca Juga: Tak Terima Istrinya Digoda di Facebook, Suami di Salatiga Ini Hajar Seorang Pria
“Dari 11 orang yang dibawa ke rumah sakit Roemani, 10 orang langsung diperbolehkan pulang, sementara satu sempat dirawat di IGD. Saat ini sudah di ruang perawatan dengan kondisi sehat,” kata Utami pada media, Jumat (16/8/2024).
Selanjutnya, Sekolah Vokasi khususnya di Kampus Pleburan juga telah bekerjasama dengan rumah sakit Roemani.
Baca Juga: Ngeri! Fortuner Terjun ke Jurang di Jalur Batang-Dieng, 4 Penumpang asal Jakarta Tewas
Baca Juga: Taman Bunga Celosia Bandungan Terbakar, Pemadam Kewalahan
Bila ada keluhan kesehatan mahasiswa baru, mahasiswa bisa langsung dibawa panitia ke rumah sakit Roemani dan dapat ditangani dengan cepat dan baik.
Editor : Noor Syafaatul Udhma